floating-Dian Sastrowardoyo Akui...
Dian Sastrowardoyo Akui Sering Gunakan AI untuk Dalami Peran di Film Esok Tanpa Ibu
Dian Sastrowardoyo Akui...
Dian Sastrowardoyo Akui Sering Gunakan AI untuk Dalami Peran di Film Esok Tanpa Ibu
Senin, 15 Desember 2025 - 21:24 WIB
JAKARTA - Aktris sekaligus produser film Esok Tanpa Ibu, Dian Sastrowardoyo , mengakui semakin sering menggunakan teknologi artificial intelligence (AI) dalam kesehariannya. Pemanfaatan AI tersebut dilakukan sebagai bagian dari proses pendalaman peran di film terbarunya, yang menjadikan teknologi sebagai elemen penting dalam cerita dan relasi emosional antar karakter.

Hal itu disampaikan Dian dalam sesi konferensi pers dan perilisan trailer film Esok Tanpa Ibu yang digelar di Plaza Senayan XXI, Jakarta, Senin (15/12/2025). Ia mengungkapkan, AI kini kerap digunakan sebagai alat bantu dalam berbagai aktivitas, mulai dari urusan rumah tangga hingga pekerjaan profesional.

Baca juga: Jadi Mualaf, Dian Sastro Girang Rayakan Ulang Tahun Tepat di Malam Nuzulul Quran

“Kadang-kadang memang masih suka nyontek ya, apalagi kalau mau cari resep masak. Aku juga enggak terlalu jago masak, jadi untuk masak tuh pasti tanya AI, minta yang cepat aja, yang paling enak, paling gampang,” ujar Dian seusai press conference perilisan trailer film tersebut.

Meski demikian, Dian menegaskan bahwa teknologi AI seharusnya diposisikan sebagai pendukung, bukan pengganti peran manusia. Ia menilai penggunaan AI yang berlebihan, khususnya di kalangan pekerja kreatif, berpotensi mengurangi daya asah kreativitas dan proses berpikir manusia.

Baca juga: Dian Sastro Ajak Perempuan Indonesia Terus Berdaya dan Berkarya di Hari Kartini

“Tetap yang ngerjainnya kita lagi. Jangan terus jadi ngegantiin tugas kita seluruhnya karena menurut aku itu enggak etis dan malah enggak bikin kita berkembang,” tegas Dian.

Pandangan tersebut sejalan dengan pesan yang diangkat dalam film Esok Tanpa Ibu, yang mengajak penonton merefleksikan posisi AI dalam kehidupan manusia. Film ini menggambarkan bagaimana teknologi dapat menjadi teman, alat bantu, hingga tempat berbagi emosi, namun tetap memiliki batasan yang perlu disadari.

Hal serupa juga diungkapkan oleh Ali Fikry, pemeran Cimot dalam film tersebut. Menurut Ali, penggunaan AI sangat dekat dengan kehidupan generasi muda saat ini.

“Anak-anak seumuran aku banyak banget yang pakai AI. Mereka curhat ke AI, kontrol emosi pakai AI, apa-apa AI,” kata Ali.

Ali pun mengaku kerap memanfaatkan AI sebagai sarana riset karakter dan pencarian referensi film. “Kalau aku sih sering pakai AI buat research, bantu bikin cerita, atau cari film yang mirip sama karakter yang mau aku mainin,” ujarnya.
(nnz)
Baca Berita
Dengarkan Selanjutnya :
Awas, AI dalam Beberapa...
Awas, AI dalam Beberapa Bulan Lagi Bisa Lumpuhkan Pemerintahan di Berbagai Negara
Aliansi Intelijen Keluarkan...
Aliansi Intelijen Keluarkan Peringatan Mendesak tentang Risiko yang Ditimbulkan AI
AI Impact Challenge,...
AI Impact Challenge, Microsoft, Komdigi, dan Dicoding Tampilkan Karya AI Terbaik Lulusan METC
Masalah Hukum Penggunaan...
Masalah Hukum Penggunaan Artificial Intelligence
Kedaulatan Digital Jadi...
Kedaulatan Digital Jadi Sorotan, Solusi AI Terintegrasi Siap Percepat Transformasi Industri