floating-Tangsel Darurat Sampah,...
Tangsel Darurat Sampah, Pemkot Tangerang Selatan Hanya Minta Maaf
Tangsel Darurat Sampah,...
Tangsel Darurat Sampah, Pemkot Tangerang Selatan Hanya Minta Maaf
Selasa, 16 Desember 2025 - 08:30 WIB
TANGERANG SELATAN - Pemkot Tangerang Selatan meminta maaf imbas tumpukan sampah yang berada di sejumlah ruas jalan, trotoar, hingga median jalan. Meski demikian, pemerintah daerah menjamin seluruh sampah di jalanan akan diangkut sebelum pergantian tahun.

Penyampaian ini disampaikan langsung Wakil Wali Kota Tangsel Pilar Saga Ichsan. Saat ini memang kondisi TPA Cipeucang ditutup sementara waktu karena sudah melebihi kapasitas daya tamping.

Baca juga: Tangsel Darurat Sampah, Perpres 109/2025 Dianggap Tak Berlaku Surut

“Kami menjamin seluruh sampah di jalanan akan diangkut sebelum pergantian tahun. Kami juga mengimbau masyarakat tidak membuang sampah di jalanan dan memanfaatkan fasilitas bank sampah di lingkungannya,” ujar Pilar, Senin (15/12/2025).

Tumpukan sampah menggunung di trotoar dan jalanan Kota Tangsel akibat penutupan TPA Cipeucang. Sampah plastik hingga karung teronggok di sepanjang Jalan Raya Serpong, kolong Flyover Ciputat, dan Jalan Djuanda Ciputat Timur.

Kemudian, Jalan Dewi Sartika, Jalan RE Martadinata di Kecamatan Ciputat. Gunungan sampah juga terpantau di trotoar Jalan Raya Siliwangi, Kecamatan Pamulang hingga beberapa perumahan.

"Sudah dari beberapa hari lalu numpuk. Sampah di rumah-rumah nggak ada yang ngangkut," ujar Anton (48), warga Serpong, Senin (15/12/2025).

Tumpukan sampah di median jalan, trotoar, dan permukiman menimbulkan pemandangan tak sedap. Bahkan, bau busuk menyengat di sepanjang jalan. "Ini harus ada tindakan dari pemerintah," ucapnya.

Pemicu masalah penumpukan sampah di Tangsel dipicu penutupan sementara TPA Cipeucang. Sebanyak 11 eskavator dikerahkan untuk menata gunungan sampah yang berada dekat Sungai Cisadane.

Sebagaimana diketahui, TPA Cipeucang ditutup akibat overload karena menyebabkan gunungan sampah kemudian longsor ke luar area TPA, termasuk menutup saluran air yang mengarah ke Sungai Cisadane.

Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Tangsel masih mencari solusi untuk mengatasi persoalan ini di antaranya menjajaki kerja sama pembuangan sampah ke daerah lain.
(jon)
Baca Berita
Dengarkan Selanjutnya :
Pemerintah Paksa Daerah...
Pemerintah Paksa Daerah Hentikan Open Dumping Sampah dengan Skema Stick and Carrot
3 Unit Insinerator KKP...
3 Unit Insinerator KKP di Gili Trawangan Masih Menunggu Izin Operasi
Dukung Program MBG,...
Dukung Program MBG, Wali Kota Tangsel: Gizi Anak Jadi Prioritas Pembangunan SDM
Anak Diajarkan Bijak...
Anak Diajarkan Bijak Mengelola Sampah Plastik Sejak Dini Lewat Kegiatan Interaktif
Wali Kota Tangsel Dorong...
Wali Kota Tangsel Dorong Koperasi Merah Putih Jadi Penggerak UMKM-Ekonomi Kerakyatan