floating-Ayat-ayat Al Quran Tentang...
Ayat-ayat Al Quran Tentang Larangan Berburuk Sangka
Ayat-ayat Al Quran Tentang...
Ayat-ayat Al Quran Tentang Larangan Berburuk Sangka
Rabu, 17 Desember 2025 - 12:22 WIB
Ayat-ayat Al Quran tentang larangan berburuk sangka terdapat di beberapa surat. Allah SWT menegaskan bahwa prasangka tidak sedikit pun mendatangkan kebaikan.

Berikut ayat-ayat Al Quran tentang larangan berburuk sangka tersebut:

1. Surat Yunus ayat 36

Allah SWT berfirman:

إِنَّ الظَّنَّ لَا يُغْنِي مِنَ الْحَقِّ شَيْئًا ۚ


'Prasangka itu tidak mendatangkan kebenaran apa pun.''

2. Surat An Najm ayat 28

وَمَا لَهُمْ بِهٖ مِنْ عِلْمٍۗ اِنْ يَّتَّبِعُوْنَ اِلَّا الظَّنَّ وَاِنَّ الظَّنَّ لَا يُغْنِيْ مِنَ الْحَقِّ شَيْـًٔاۚ


"Dan mereka tidak mempunyai ilmu tentang itu. Mereka tidak lain hanyalah mengikuti dugaan, dan sesungguhnya dugaan itu tidak berfaedah sedikit pun terhadap kebenaran.

Baca juga: Tadabur Surat Hujurat Ayat 12 : Jauhi Prasangka Buruk

3. Surat Al-Hujurat ayat 12

Allah SWT juga berfirman:

يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا اجْتَنِبُوا كَثِيرًا مِنَ الظَّنِّ إِنَّ بَعْضَ الظَّنِّ إِثْمٌ ۖ


''Hai orang-orang yang beriman, jauhilah memperbanyak prasangka, karena sebagian prasangka itu dosa.''

4. Hadis Nabi SAW

Dalam hadits riwayat Imam Tirmidzi dari Abu Hurairah RA, Rasulullah SAW menegaskan:

إياكم والظنَّ فإنَّ الظن أكذَبُ الحديثِ


''Takutlah kalian berprasangka, karena ia merupakan sedusta-dusta perkataan.''

Dengan demikian jelas, prasangka merupakan perbuatan yang berbanding lurus dengan itsm (dosa) dalam pandangan Allah SWT dan akdzab al-hadits (sedusta-dusta perkataan) dalam pandangan Rasulullah SAW. Karenanya, prasangka sedapat mungkin harus dihindari, dan hanya orang-orang beriman yang bisa melakukannya.

2 Jenis Prasangka

Imam Sufyan Ats-Tsauri menyatakan, prasangka itu ada dua jenis. Prasangka yang mendatangkan dosa dan prasangka yang tidak mendatangkan dosa. Yang pertama dilakukan oleh orang yang berprasangka dengan menampakkannya melalui ucapan. Yang kedua dilakukan oleh orang yang hanya berprasangka dalam hati.

Prasangka model pertamalah yang dinilai Imam Ats Tsauri berimplikasi dosa. Sedangkan yang kedua tidak. Namun jika dicermati, prasangka model kedua bisa menjadi pembuka jalan terjadinya prasangka model pertama.

Dengan ujaran lain, prasangka yang tertumpahkan melalui ucapan itu terjadi karena bermula dari prasangka dalam hati. Karenanya, orang-orang beriman tetap harus menghindari kedua model prasangka itu.

Apalagi menurut banyak riwayat, Allah SWT justru melihat apa yang ada di kedalaman hati hamba-Nya. Itu artinya, prasangka dalam hati juga tak pernah luput dari pantauan Allah SWT.

Hal ini perlu diangkat ke permukaan, karena dalam kondisi bangsa yang serbasemrawut ini, sangat mungkin sikap saling berprasangka menjadi lumrah terjadi.

Kita masih ingat tragedi al-ifku yang menimpa Siti Aisyah, istri Rasulullah SAW. Karena beliau disangka berselingkuh, masyarakat Madinah pun gempar. Rasulullah SAW tidak berkenan.

Gunjingan demi gunjingan berhamburan di tiap sudut kota. Ketegangan pun terjadi di mana-mana. Kedamaian hilang. Padahal, berita perselingkuhan itu hanya dusta yang sengaja disebar orang munafik. Untuk itu, menghindari prasangka sangat ditekankan dalam Islam. Wallahu A'lam

Baca juga: Ngerinya Berburuk Sangka (Suuzan), Kaum Muslim Wajib Tahu!
(wid)
Baca Berita
Dengarkan Selanjutnya :
5 Perintah Al-Quran...
5 Perintah Al-Qur'an terhadap Anak Yatim, Muslim Wajib Tahu dan Mengamalkannya
Surat Al Ankabut Ayat...
Surat Al Ankabut Ayat 2-3, Mengingatkan Bahayanya Fitnah Akhir Zaman
Amalan Jumat: Raih Cahaya...
Amalan Jumat: Raih Cahaya dengan Membaca Surat Al-Kahfi
Surat Al Hajj Ayat 37...
Surat Al Hajj Ayat 37 : Rahasia dan Makna Sejati Ibadah Kurban
Mengintip Isi Tulisan...
Mengintip Isi Tulisan Ayat-ayat Al Quran di Kiswah Kakbah