floating-Tim Dokter Untar Bantu...
Tim Dokter Untar Bantu Layanan Kesehatan untuk Korban Banjir di Kabupaten Agam
Tim Dokter Untar Bantu...
Tim Dokter Untar Bantu Layanan Kesehatan untuk Korban Banjir di Kabupaten Agam
Kamis, 18 Desember 2025 - 17:30 WIB
JAKARTA - Tim Medis Universitas Tarumanagara (Untar) pada Selasa, (16/12/2025), melakukan kunjungan ke Dinas Kesehatan Kabupaten Agam dalam rangka pelaksanaan pelayanan kesehatan bagi masyarakat terdampak banjir di wilayah Kabupaten Agam, Sumatera Barat.

Kegiatan ini merupakan bagian dari Program Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) Tanggap Darurat Bencana yang dilaksanakan di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat yang didanai oleh Kemendiktisaintek.

Baca juga: 16.500 Guru Terdampak Bencana Sumatera Akan Diberi Tunjangan Rp2 Juta

Tim Medis Untar yang hadir terdiri dari 2 dokter umum, 3 dokter spesialis, serta 5 dokter muda (koas). Kedatangan tim disambut oleh jajaran Dinas Kesehatan Kabupaten Agam sebagai bentuk sinergi antara institusi pendidikan dan pemerintah daerah dalam upaya pemulihan kesehatan masyarakat pascabencana.

Dalam kesempatan tersebut, Tim Medis Universitas Tarumanagara menyerahkan bantuan berupa obat-obatan dan perlengkapan medis yang akan digunakan untuk mendukung pelayanan kesehatan di lokasi terdampak banjir. Bantuan ini diharapkan dapat meringankan beban masyarakat sekaligus mempercepat penanganan masalah kesehatan yang timbul akibat bencana.

Baca juga: Sayang Anak, Ikutan Gerakan Ayah Mengambil Rapor ke Sekolah Yuk!

Perwakilan Tim Medis Untar menyampaikan bahwa keterlibatan tenaga medis lintas disiplin ini bertujuan untuk memberikan pelayanan kesehatan yang komprehensif, mulai dari pemeriksaan umum, penanganan penyakit pascabencana, hingga edukasi kesehatan kepada masyarakat.

“Kegiatan ini merupakan wujud kepedulian dan tanggung jawab sosial Universitas Tarumanagara dalam membantu masyarakat yang terdampak bencana alam, khususnya di Kabupaten Agam,” ujar Dr. dr. Shirly Gunawan, Sp.FK., selaku ketua tim program ini.

Sementara itu, pihak Dinas Kesehatan Kabupaten Agam menyampaikan apresiasi atas dukungan dan kontribusi Tim Medis Universitas Tarumanagara. Kehadiran tenaga medis dan bantuan obat-obatan dinilai sangat membantu dalam memperkuat layanan kesehatan di tengah keterbatasan sumber daya pascabencana banjir.

Sesuai arahan Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Agam, Hendri Rusdian pada tanggal 17 Desember Tim Medis Untar melakukan pelayanan pengobatan di 3 rumah singgah di Talago Bawah, Pasar Padang Baru, dan Sitingkah Tapi, Kecamatan Lubuk Basung.

Rumah singgah ini merupakan rumah tinggal sementara bagi para korban yang mayoritas mengalami luka berat dan telah menjalani operasi di RSUD Kabupaten Agam. Setiap rumah singgah dihuni oleh sekitar 8 KK (25-30 orang) dari berbagai usia.

“Sejak mengalami bencana dan telah selesai tindakan operasi di rumah sakit, kami tinggal di rumah singgah ini,” ujar Niko, salah satu pasien di rumah singgah Talago Bawah.

Bantuan non medis juga diserahkan ke tiga rumah singgah dan posko Melalui Program PKM Tanggap Darurat Bencana ini, Universitas Tarumanagara berharap dapat terus berkontribusi aktif dalam upaya kemanusiaan serta memperkuat kolaborasi dengan berbagai pihak demi meningkatkan derajat kesehatan masyarakat di wilayah terdampak bencana.

Hal ini juga sejalan dengan arahan Presiden RI Prabowo Subianto yang meminta Menkes Budi Gunadi Sadikin mengirimkan dokter magang dan dokter koas ke lokasi bencana Sumatra. Menurut Prabowo hal itu dapat membantu korban bencana.

Hal ini disampaikan Prabowo dalam rapat koordinasi dengan sejumlah menteri di Aceh, Minggu 7 Desember 2025. Saat rapat itu terdapat pembicaraan hal terkait pengiriman dokter antara Prabowo dengan Budi.

Saat ini pun Kemenkes memulai pengiriman dokter ke lokasi bencana Sumatera. Pengiriman dokter ini akan mulai dilakukan minggu depan.

Rencananya, pada batch pertama akan ada 600 dokter yang akan dikirim melalui koordinasi antara Kemenkes dan perguruan tinggi.

Bantuan dokter tambahan ini mempertimbangkan kebutuhan tenaga kesehatan yang besar di sejumlah wilayah. Baik itu di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat.
(nnz)
Baca Berita
Dengarkan Selanjutnya :
Ungkap Kekerasan Obstetri...
Ungkap Kekerasan Obstetri di RS, Dokter Wanita Ini Ditangkap atas Tuduhan Sebar Hoaks
Ribuan Dokter Muda Terancam...
Ribuan Dokter Muda Terancam Gagal Praktik, Pakar UGM Minta Pemerintah Bertindak
Gejala Usus Buntu yang...
Gejala Usus Buntu yang Sering Diabaikan, Dari Nyeri Perut hingga Demam Mendadak
Kenapa Memijat Pelipis...
Kenapa Memijat Pelipis dan Pundak Bisa Meredakan Sakit Kepala? Ini Kata Dokter
Perjuangkan Nasib Dokter...
Perjuangkan Nasib Dokter Muda, PDMI Minta Pemerintah Buka Kembali Akses Ujian Kompetensi