JAKARTA -
Bryan Domani dan
Prilly Latuconsina kembali dipasangkan dalam film 'Patah Hati yang Kupilih' yang akan tayang 24 Desember 2025 mendatang. Keduanya dikenal memiliki chemistry kuat di layar, dan menurut Bryan, kenyamanan itu terbangun dari sikap profesional serta keterbukaan dalam proses diskusi bersama Prilly.
“Kayaknya siapa pun yang kerja sama Prilly bakal suka deh,” ujar Bryan saat press screening film Patah Hati yang Kupilih pada Kamis (18/12/2025).
Ia menilai Prilly sebagai sosok yang rendah hati dan tidak membawa jarak meski memiliki nama besar di industri. Selain itu, Bryan juga menikmati dinamika karakter yang selalu berbeda setiap kali mereka dipasangkan.
Baca Juga : Disebut Sakit karena Makin Kurus, Prilly Latuconsina: Aku Sehat "Kita tahu siapa dia, tapi dia enggak pernah bertingkah ‘gue siapa’. Itu hal yang sangat positif,” katanya.
“Karakter kita beda-beda terus, jadi enggak ngulang-ngulang yang sama,” tambahnya.
Prilly sendiri mengakui bahwa hubungan kerja mereka terasa cair karena sudah sering bertemu di proyek sebelumnya. Hal ini membuat diskusi, termasuk perbedaan pendapat soal adegan bisa dilakukan tanpa rasa sungkan.
“Kalau ada yang enggak setuju, kita diskusiin. Enggak ada rasa segan,” kata Prilly.
Baca Juga : Minta Dokter Kamelia Perjuangkan Keadilannya, Ammar Zoni: Aku Ingin Pulang Dalam proses syuting, Prilly juga mengaku memilih bersikap apa adanya. Ia ingin menjaga suasana tetap santai agar lawan main merasa nyaman.
“Aku jadi diri aku sendiri. Kita jarang ngomongin skrip di luar set, lebih banyak ngobrol hal personal atau becanda,” ungkapnya.
Sebagai informasi, dalam Film Patah Hati yang Kupilih, Prilly dan Bryan berperan sebagai sepasang mantan kekasih yang pernah menjalani hubungan beda agama dan melakukan kesalahan besar, hingga hadir seorang anak di hubungan
mereka.
Di saat mereka tak bisa melanjutkan hubungan cinta karena terhalang perbedaan agama dan restu orangtua, di sisi lain mereka tetap harus hadir sebagai orangtua dari anak mereka, dan berusaha melawan rasa cinta yang terus hadir di antara keduanya.
Peran ini menjadi tantangan baru baik bagi Prilly maupun Bryan. Pasalnya mereka berdua harus berperan sebagai orang tua, meski belum memiliki pengalaman punya anak sebelumnya.
(wur)