JAKARTA - Guna meneguhkan komitmen sebagai World Class University (WCU),
Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) menyiapkan beasiswa bagi 100 mahasiswa asal
Palestina .
Beasiswa tersebut merupakan program kerja sama antara ITS bersama Yayasan Manarul Ilmi (YMI) ITS serta Ikatan Alumni (IKA) ITS berupa bantuan biaya pendidikan serta biaya hidup.
Baca juga: Jalur Golden Ticket ITS 2026 Dibuka Hari Ini, Cek Link Pendaftaran Rektor ITS Prof Dr (HC) Ir Bambang Pramujati menyampaikan, program ini menjadi wujud upaya ITS dalam membuka kesempatan bagi mahasiswa asing untuk menempuh pendidikan tinggi di Indonesia, khususnya ITS. Tidak hanya itu, program beasiswa ini juga menunjukkan kepedulian dan solidaritas keluarga besar ITS terhadap warga Palestina.
“Dengan kerja sama seluruh pihak, kita dapat mewujudkan inklusivitas pendidikan global,” katanya, melalui siaran pers, Jumat (19/12/2025).
Lebih lanjut, Bambang menjelaskan bahwa skema beasiswa ini akan diberikan secara bertahap sesuai dengan kemampuan pendanaan yang tersedia. Untuk jenjang sarjana (S1), ITS menargetkan dapat menerima hingga 100 mahasiswa asal Palestina dengan pembebasan penuh biaya pendidikan. Sementara itu, pada jenjang magister (S2) disiapkan kuota sebanyak 12 mahasiswa, serta 10 mahasiswa untuk jenjang doktoral (S3).
Baca juga: Hadir dengan Inovasi Baru, Tim Sapuangin ITS Siap Raih Juara di Shell Eco Marathon 2026 Dalam pelaksanaannya, dosen Departemen Teknik Mesin ITS itu menambahkan bahwa calon mahasiswa penerima beasiswa akan melewati seleksi kemampuan bahasa Inggris, yakni capaian nilai Test of English as a Foreign Language (TOEFL) yang memadai.
Hal ini bertujuan agar mahasiswa dapat mengikuti program pembelajaran bahasa Inggris pada tahap awal sebelum beradaptasi dengan sistem perkuliahan reguler yang menggunakan bahasa Indonesia.
Melalui program beasiswa ini, Bambang berharap agar ITS dapat terus memperkuat posisinya sebagai perguruan tinggi berkelas dunia yang aktif berkontribusi dalam pendidikan global.
Inisiatif ini juga sejalan dengan pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya tujuan ke-4 tentang Pendidikan Berkualitas, serta tujuan ke-10 mengenai Mengurangi Ketimpangan.
(nnz)