floating-Pemprov DKI Jakarta...
Pemprov DKI Jakarta Percepat Bangun Tempat Penampungan Sementara Pedagang Pasar Induk Kramat Jati
Pemprov DKI Jakarta...
Pemprov DKI Jakarta Percepat Bangun Tempat Penampungan Sementara Pedagang Pasar Induk Kramat Jati
Minggu, 21 Desember 2025 - 18:59 WIB
JAKARTA - Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta terus mempercepat proses pembangunan tempat penampungan sementara (TPS) untuk para pedagang Pasar Induk Kramat Jati yang lapak dagangannya terbakar. Asisten Perekonomian dan Keuangan Sekda DKI Jakarta Suharini Eliawati menyebut gerak cepat Pemprov DKI Jakarta dilakukan sebagai upaya pemulihan ekonomi bagi para pedagang.

Dia menjelaskan bahwa para pedagang telah mengikuti sosialisasi dan pengambilan nomor kios, yang dilanjutkan dengan proses aktivasi di TPS. Mulai hari ini para pedagang sudah bisa melakukan aktivitasi kios.

"Sesuai arahan Bapak Gubernur, penanganan ini kami lakukan dengan cepat agar tidak mengganggu suplai dan pengadaan komoditas, terutama menjelang Natal dan Tahun Baru. Para pedagang dapat mulai mengaktivasi kios mereka di TPS mulai hari ini, Minggu (21/12/2025), sambil dilanjutkan penyempurnaan lokasi oleh Pasar Jaya," kata Suharini dalam keterangan tertulisnya.

Baca Juga: Pasar Induk Kramat Jati Terbakar, Tempat Penampungan Sementara Disiapkan

Lokasi TPS hanya berjarak 50 meter dari lokasi kebakaran. Para pedagang yang langsung berjualan pun menyambut baik langkah cepat yang dilakukan Pemprov DKI Jakarta pascakebakaran."Kami sangat bersyukur dengan adanya percepatan pembangunan TPS ini. Kami berterima kasih kepada Pemprov DKI dan Perumda Pasar Jaya karena dengan adanya kios di TPS ini, kami bisa kembali berusaha," kata Ahmad Alam Syah, seorang pedagang terdampak.

Ahmad menilai fasilitas yang disediakan TPS ini telah sesuai dengan kebutuhan pedagang. Menurutnya, hal terpenting adalah para pedagang dapat kembali berdagang dan memperoleh penghasilan. "Cocok saja. Yang penting kami bisa berdagang. Intinya itu bagi kami sebagai pedagang. Semoga secepatnya ini bisa diselesaikan," ujarnya.

Pedagang lain, Suparto, menyebut bahwa pembangunan TPS menjadi solusi penting agar pedagang dapat segera bangkit. Dia yang telah berjualan pepaya selama 15 tahun, menantikan agar pembangunan TPS yang menampung 350 kios di atas lahan parkir seluas sekitar 1.800 meter persegi tersebut dapat segera rampung. "Harapan saya, secepatnya bisa pindah ke sini supaya bisa berdagang lagi," ucapnya seraya berharaplokasi pasar yang terbakar dapat segera dibangun kembali.

Diketahui, sebanyak 350 tempat usaha dengan 117 pedagang buah, khususnya pisang dan pepaya, terdampak kebakaran ini. Pemprov DKI Jakarta telah menyalurkan bantuan sebesar Rp5 juta kepada masing-masing pedagang terdampak guna membantu keberlangsungan usaha hingga pasar kembali beroperasi normal.

Selain itu, para pedagang juga diberikan kemudahan dalam pengajuan kredit usaha di Bank Jakarta. Seluruh area terdampak kebakaran telah diasuransikan sehingga proses renovasi selanjutnya akan ditangani melalui mekanisme asuransi.
(zik)
Baca Berita
Dengarkan Selanjutnya :
Pelajar Tewas Tersangkut...
Pelajar Tewas Tersangkut Kabel, DPRD Desak Pemprov DKI Jakarta Tata Ulang Pengelolaan Utilitas
Pemprov DKI Jakarta...
Pemprov DKI Jakarta Bersama Ewindo Perkuat Pengembangan Pertanian Perkotaan
Meriahkan HUT ke-499...
Meriahkan HUT ke-499 Jakarta, 2.000 Anak Ikuti Khitanan Massal Gratis
Sepekan Digelar, Jakarta...
Sepekan Digelar, Jakarta Fair 2026 Raih 1,5 Juta Pengunjung
Pabrik Karet di Tangerang...
Pabrik Karet di Tangerang Kebakaran Sejak Semalam, Sudah 9 Jam Api Masih Berkobar