BALI - VinFast V-Creator Summit Indonesia 2025 jadi momen kontemplatif di penghujung tahun yang merayakan peran strategis media dalam membentuk persepsi publik terhadap kendaraan masa depan.
iNews Media Group—yang menaungi entitas media raksasa seperti Sindonews, iNews, dan Okezone—berhasil menorehkan tinta emas. Grup media ini dinobatkan sebagai penerima penghargaan "Mass Public Awareness Contribution Award" pada Sabtu (20/12/2025), di InterContinental Bali Resort.
VinFast Indonesia menilai iNews Media Group telah berhasil melampaui tugas pelaporan standar, bertransformasi menjadi agen edukasi yang efektif dalam menjembatani kerumitan teknologi kendaraan listrik (Electric Vehicle/EV) dengan pemahaman masyarakat awam.
Di tengah skeptisisme dan transisi energi yang menantang, narasi yang dibangun dianggap krusial dalam mengakselerasi adopsi kendaraan listrik di Indonesia.
Peran Media dalam Ekosistem EV
Acara tersebut menegaskan bahwa dalam ekosistem industri otomotif modern, teknologi tidak bisa berdiri sendiri tanpa narasi yang kuat.
CEO VinFast Indonesia, Kariyanto Hardjosoemarto, dalam sambutannya menekankan bahwa hubungan antara pabrikan dan media telah melampaui relasi transaksional. Ia memandang insan media sebagai mitra strategis dalam membangun kepercayaan pasar, terutama bagi merek yang sedang berekspansi agresif seperti VinFast.
"Ini adalah perayaan kolaborasi, kreativitas, dan kepercayaan," ujar Kariyanto.
Ia menambahkan bahwa VCreator Summit 2025 adalah manifestasi rasa terima kasih perusahaan kepada pihak-pihak yang telah mengawal perjalanan VinFast sepanjang tahun yang penuh dinamika ini. "Lebih dari itu, ini adalah wujud apresiasi untuk mengucapkan terima kasih kepada semua pihak yang telah mendukung dan berjalan bersama VinFast sepanjang 2025," tegasnya.
Tidak hanya berbicara soal bisnis dan penghargaan, VinFast menyisipkan diplomasi budaya yang halus dalam acara tersebut.
Di sela-sela deburan ombak Bali, para undangan diajak menyelami warisan budaya Vietnam melalui aktivitas melukis Non La.
Topi caping khas Vietnam ini memiliki kemiripan bentuk dengan topi petani tradisional yang akrab di kultur agraris Jawa dan Bali, menyimbolkan kedekatan akar budaya antara kedua negara. Aktivitas ini menjadi metafora visual bahwa meskipun VinFast berasal dari Vietnam, mereka berupaya membumi dan menyatu dengan kearifan lokal Indonesia.
(dan)