ISTANBUL - Polisi antiteror Turki menangkap 115 tersangka ISIS (Negara Islam) dalam serangkaian penggerebekan. Kabar itu diungkap Kantor Kejaksaan Agung Istanbul pada hari Kamis (25/12/2025).
Para tersangka berencana melakukan serangan selama perayaan Natal dan Tahun Baru, khususnya menargetkan non-Muslim di Turki selama liburan, menurut siaran pers tersebut.
Menurut pihak berwenang, 137 surat perintah penangkapan telah dikeluarkan, yang menghasilkan 115 penangkapan.
“Pistol, amunisi, dan banyak dokumen organisasi disita selama lebih dari 100 penggerebekan di seluruh provinsi Istanbul,” ungkap Kantor Kejaksaan Agung.
Ditambahkan bahwa operasi antiteror sedang berlangsung untuk mencari tersangka yang tersisa.
Pada hari Senin, Anadolu melaporkan Organisasi Intelijen Nasional Turki (MIT) baru-baru ini menangkap seorang anggota senior ISIS di wilayah Afghanistan-Pakistan.
Pada awal Desember, otoritas Turki menangkap 233 orang yang diduga membiayai atau memiliki hubungan dengan ISIS.
Turki secara resmi menetapkan kelompok tersebut sebagai organisasi teroris pada tahun 2013.
Sejak saat itu, pasukan Turki telah melakukan lebih dari 1.400 operasi melawan ISIS, kata Presiden Recep Tayyip Erdogan tahun lalu.
Baca juga: Hamas: Jalur Pasukan Internasional Terhenti Tanpa Konsensus Mengenai Identitas, Peran, atau Tugas (sya)