floating-Tensi Geopolitik Memanas,...
Tensi Geopolitik Memanas, Harga Emas Diprediksi Tembus Rp2,7 Juta per Gram
Tensi Geopolitik Memanas,...
Tensi Geopolitik Memanas, Harga Emas Diprediksi Tembus Rp2,7 Juta per Gram
Senin, 29 Desember 2025 - 08:02 WIB
JAKARTA - Harga emas diperkirakan akan menembus level Rp2,7 juta per gram dalam tiga hari perdagangan terakhir tahun 2025, didorong oleh ketegangan geopolitik global dan pelemahan dolar Amerika Serikat (AS). Harga emas Antam pada Minggu (28/12/2025) tercatat stagnan di Rp 2,605 juta per gram, naik Rp16.000 dari hari sebelumnya.

Pengamat Mata Uang dan Komoditas Ibrahim Assuaibi memproyeksikan harga logam mulia akan menyentuh atau mendekati Rp2,7 juta per gram sebelum tahun berakhir. "Kemungkinan besar sampai akhir tahun harga logam mulia akan menyentuh level Rp2,7 juta atau mendekati Rp 2,7 juta," ujar Ibrahim dalam analisisnya dikutip, Senin (29/12/2025).

Di pasar global, harga emas mencapai rekor tertinggi sepanjang masa di USD4.533 per troy ons pada perdagangan Jumat (26/12/2025). Ibrahim memperkirakan harga emas dunia mampu ditutup mendekati USD4.600 per troy ons pada akhir tahun.

Baca Juga: Cetak Rekor Tertinggi Baru, Harga Emas Antam Tembus Rp2,6 Juta per Gram

Penguatan emas didorong dua faktor utama. Pertama, konflik geopolitik yang memanas di beberapa wilayah. Presiden AS Donald Trump memberlakukan blokade terhadap kapal tanker minyak Venezuela yang berada di bawah sanksi, memicu kekhawatiran gangguan pasokan energi global. Amerika Serikat juga dilaporkan melakukan serangan udara terhadap kelompok militan ISIS di Nigeria. Kedua negara merupakan anggota organisasi negara-negara pengekspor minyak bumi (OPEC).

Ketegangan juga berlanjut antara Rusia dan Ukraina. "Ini yang membuat harga emas dunia, logam mulia terus mengalami kenaikan yang cukup signifikan," ujar Ibrahim.

Faktor kedua pelemahan indeks dolar AS. Indeks dolar bertahan di level 97,9 pada perdagangan akhir pekan, berada di level terendah sejak awal Oktober. Federal Reserve memangkas suku bunga sebesar 25 basis poin ke kisaran 3,50-3,75% pada 10 Desember 2025, yang ketiga kalinya tahun ini. Penurunan suku bunga membuat dolar sebagai instrumen investasi turun nilainya dan meningkatkan daya tarik emas yang dihargai dalam dolar bagi pembeli luar negeri.

Tren Kenaikan Desember

Harga emas Antam telah mengalami kenaikan sekitar Rp 103.000 per gram dalam sepekan terakhir, dari Rp 2,576 juta pada 25 Desember ke Rp2,605 juta pada 27 Desember. Produk emas lain juga mencatat kenaikan pada Minggu (28/12/2025). Galeri24 naik Rp15.000 ke Rp2,627 juta per gram, sementara UBS naik Rp13.000 ke Rp2,684 juta per gram.

Baca Juga: Geopolitik Global Memanas, Harga Emas Cetak Rekor Tertinggi Sepanjang Masa

Ibrahim memperkirakan kalaupun ada sentimen yang membuat harga emas turun, nilainya tidak akan besar, diperkirakan berada di rentang Rp2,57 juta hingga Rp2,6 juta per gram. Sepanjang tahun 2025, emas telah melonjak sekitar 67-73%, menuju kenaikan tahunan terkuat sejak 1979.
(nng)
Baca Berita
Dengarkan Selanjutnya :
Iran Tolak Pendapat...
Iran Tolak Pendapat Menlu AS Rubio tentang Kesepakatan Damai
Trump Peringatkan Iran,...
Trump Peringatkan Iran, Tarif Selat Hormuz Tak Dapat Diterima
Trump Ungkap Turki Siap...
Trump Ungkap Turki Siap Gabung Perang Bersama Iran tapi Dicegah AS
Korban Gempa Venezuela...
Korban Gempa Venezuela Bertambah, 164 Orang Tewas, 971 Luka-luka
Venezuela Umumkan Keadaan...
Venezuela Umumkan Keadaan Darurat setelah Diguncang 2 Gempa Dahsyat, 32 Orang Tewas