MANGGARAI BARAT - Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) memperpanjang operasi pencarian terhadap
tiga WNA asal Spanyol yang menjadi korban tenggelamnya KM Putri Sakinah di perairan
Labuan Bajo, Manggarai Barat, Nusa Tenggara Timur (NTT). Operasi pencarian dan pertolongan akan diperpanjang hingga Minggu, 4 Januari 2026.
"Berdasarkan hasil evaluasi sore ini, Tim SAR Gabungan akan melanjutkan dan memaksimalkan upaya pencarian selama tiga hari ke depan," ujar Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Maumere, Fathur Rahman, pada Kamis (1/1/2026).
Baca juga: Pelayaran Kapal Wisata di Labuan Bajo Sementara Dihentikan usai Insiden Kapal Phinisi Fathur menjelaskan perpanjangan operasi SAR ini telah sesuai prosedur yang termaktub dalam Undang-Undang Nomor 29 Tahun 2014. Lebih jauh, ia juga meyakini operasi SAR pada akhirnya bisa menemukan ketiga korban.
"Kami tetap optimistis kerja keras seluruh unsur Tim SAR Gabungan dapat membuahkan hasil dalam masa perpanjangan operasi SAR ini," terang dia.
Hal ini juga tak terlepas dari permohonan Pemerintah Spanyol melalui Duta Besar Spanyol untuk Indonesia yang menyampaikan surat resmi tertanggal 31 Desember 2025 untuk terus mengupayakan pencarian terhadap korban.
Adapun Fathur juga menjelaskan pelaksanaan operasi SAR di hari ketujuh ini menurunkan 13 kapal yang melaksanakan penyisiran sepanjang hari. Tak hanya itu, peralatan sonar dan hidronav milik Polairud Polda NTT turut dikerahkan.
Baca juga: Tragedi Kapal Tenggelam di Labuan Bajo Renggut Nyawa Pelatih Klub Valencia Wanita Bersama 3 Anaknya "Namun belum membuah hasil. Dengan demikian, operasi SAR akan dilanjutkan kembali pada Jumat dengan memasuki hari pencarian ke-delapan," paparnya.
(shf)