JAKARTA -
Jennie Blackpink tampil mengejutkan dengan tampilan rambut barunya. Ia hampir tak dikenali dalam penampilan terbarunya dengan potongan rambut pendek yang berani dan benar-benar mengubah citranya. Bintang K-pop ini baru-baru ini duduk bersama majalah mode Amerika V Magazine untuk wawancara mendalam, di mana ia merefleksikan kariernya, pribadi, dan pola pikirnya saat mendekati usia 30-an.
Wawancara tersebut berlangsung tak lama setelah Jennie menyelesaikan pemotretan sampul di Los Angeles. Berbicara melalui Zoom, ia mengenang perjalanannya sejauh ini, menggambarkan dirinya sebagai seseorang yang masih didorong oleh rasa ingin tahu dan gairah meskipun telah sukses secara global.
“Aku tak percaya aku masih mengatakan ini,” katanya. “Bahkan sebelum merilis album pertamaku Ruby, aku sudah merasa seperti ini, tapi aku masih merasa seperti bayi yang baru melangkah ke dunia.”
Baca Juga : Jennie BLACKPINK Guncang MMA 2025, Gaun Bermotif Hangeul Tuai Pujian Ketika topik tentang ulang tahunnya yang ke-30 muncul, Jennie dengan bercanda mencoba menghindarinya, dengan mengatakan, “Kita tidak seharusnya membicarakan itu!” Namun, ia menegaskan bahwa ia menyambut dekade berikutnya dengan antusiasme, bukan ketakutan.
“Saya menantikan babak baru ini bukan karena saya akan berusia 30 tahun, tetapi karena ada begitu banyak hal yang ingin saya lakukan. Usia 20-an saya penuh dengan gairah dan cinta,” jelasnya.
Jennie juga merenungkan betapa intensnya ia menjalani masa mudanya di usia 20-an. BLACKPINK telah menjual lebih dari 20 juta kopi album di seluruh dunia dan mencetak sejarah sebagai girl group K-pop pertama yang menduduki puncak tangga lagu utama di negara-negara Barat. Debut solonya semakin memperkuat daya tariknya di seluruh dunia, dengan masuk dalam Top 10 di 19 negara.
Baca Juga : G-Dragon Sapu Tiga Daesang di MMA 2025, Jennie Sabet Satu Penghargaan “Bukannya kami takut, tapi kami tidak tahu bagaimana rasanya kembali tur bersama setelah tiga tahun,” katanya, dengan jujur membahas keseimbangan antara pekerjaan solo dan grup.
Salah satu momen paling berkesan dalam wawancara itu adalah refleksi Jennie tentang makna "rumah." Baginya, itu lebih dari sekadar tempat fisik.
“Ketika saya melihat apa yang telah saya ciptakan dan merasa bangga, berpikir, ‘Ini milikku,’ saat itulah saya merasa tenang. Saat itulah saya berpikir, ‘Saya baik-baik saja. Hidup saya baik,’” ujarnya, menggambarkan pencapaian itu sendiri sebagai tempat perlindungan emosionalnya.
Ia juga berbicara tentang kenyamanan berpindah antara penampilan solo dan grup.
“Memiliki musik yang berbeda dalam daftar lagu kami dan melihat penampilan satu sama lain dari perspektif baru itu menyenangkan. Berdiri di atas panggung bersama lagi terasa seperti pulang ke rumah,” tambah Jennie.
Di akhir wawancara, Jennie membahas pandangannya tentang kesuksesan saat ini.
“Jika Anda bertanya apakah saya menangani kesuksesan dengan baik, jujur saja saya masih belajar. Tapi saya bangga dengan semua yang telah saya capai sejauh ini. Saya melihat ke belakang, bermimpi lebih besar, dan terus maju—itulah cara saya melakukan sesuatu,” pungkasnya.
Dengan gaya rambut barunya yang berani, pola pikir yang reflektif, dan ambisi yang tak tergoyahkan, Jennie jelas memasuki era barunya dengan percaya diri, penuh rasa ingin tahu, dan sepenuhnya menjadi dirinya sendiri.
(wur)