JAKARTA - Sekretaris Kabinet (Seskab) Teddy Indra Wijaya membeberkan langkah konkret pemerintah di 1 bulan
pascabencana alam melanda Aceh, Sumatera Utara dan Sumatera Barat. Salah satunya adalah terbangunnya sebanyak 1.000 lebih
hunian sementara (huntara) untuk para pengungsi.
Hal itu dibagikan Seskab Teddy lewat akun media sosial Instagram resmi Sekretariat Kabinet @sekretariat.kabinet, pada Jumat (2/1/2026).
Baca juga: 3 Jasad Korban Bencana Sumatera Ditemukan, Total Korban Tewas Tembus 1.157 Orang Seskab Teddy mengatakan bahwa di hari pertama tahun 2026, Presiden Prabowo Subianto telah mengecek langsung 600 unit pertama dari 15.000 unit rumah hunian yang sedang dibangun Danantara sekaligus melaksanakan rapat kordinasi di Aceh Tamiang, Kamis 1 Januari 2026.
"Dalam 1 bulan pascabencana, Pemerintah bergerak cepat dengan sudah selesai membangun lebih dari 1.000 unit rumah hunian di 3 provinsi seiring dengan pembangunan rumah lainnya serta perbaikan fasilitas publik secara berkala," ujar Seskab Teddy.
Seskab Teddy mengatakan bahwa rumah hunian Aceh Tamiang ini, dilengkapi dengan wifi gratis, air bersih, listrik, tempat ibadah, fasilitas bermain anak serta akses jalan yang dilalui jalan besar.
Baca juga: Presiden Setujui Usulan Normalisasi Sungai Aceh Lewat Laut: Kita Bikin Operasi Besar Dia membeberkan bahwa di titik seluas 5,5 hektare ini sedang dibangun 2.500 unit rumah menggunakan lahan milik BUMN. Di seberang kompleks hunian ini juga telah dibangun hunian tetap seluas 3,5 hektare.
"Pemerintah membangun hunian yang layak dan cepat untuk selanjutnya Pemerintah Daerah mendata dan mengatur warga yang akan menempati rumah hunian tersebut," pungkasnya.
(shf)