TOKYO - Lima perusahaan dari berbagai industri telah menandatangani perjanjian pengembangan bersama untuk mengembangkan teknologi sistem penangkapan karbon (sistem penangkapan CO₂).
Kolaborasi ini melibatkan Yamaha Motor Co., Ltd., Sakura Industries Co., Ltd., JCCL Corporation, Toyo Seikan Group Holdings, Ltd. dan Mitsui Bussan Plastics Co., Ltd.
Perjanjian ini menandai dimulainya diskusi formal menuju pengembangan teknologi dan pembangunan model bisnis untuk sistem penangkapan karbon.
Sebelumnya, JCCL telah memulai kolaborasi dengan perusahaan dari industri lain termasuk Toyo Seikan Group Holdings dan Mitsui Bussan Plastics.
Partisipasi Yamaha Motor dan Sakura Industries semakin memperluas cakupan kolaborasi lintas industri ini.
Apa Itu Penangkapan Karbon?
Penangkapan karbon mengacu pada proses penangkapan karbon dioksida (CO₂) yang dihasilkan oleh aktivitas industri, khususnya gas buang pembakaran, sebelum dilepaskan ke atmosfer.
Dalam konteks industri, CO₂ biasanya ditangkap langsung dari sumber emisi seperti cerobong asap pabrik untuk mengurangi dampak emisi gas rumah kaca terhadap lingkungan.
Sistem penangkapan karbon biasanya melibatkan teknologi yang memisahkan CO₂ dari gas lain, sebelum gas tersebut diproses lebih lanjut untuk penyimpanan, penggunaan kembali, atau pengelolaan emisi yang lebih terkontrol.
Teknologi Gel Berbasis Amina & Operasi Hemat Energi
Sistem penangkapan karbon yang dikembangkan oleh kelima perusahaan tersebut menggabungkan beberapa elemen teknis utama, termasuk:
Teknologi gel berbasis amina, yang mampu menangkap CO₂ dari gas berkonsentrasi tinggi seperti gas buang pabrik
Operasi hemat energi menggunakan panas limbah
Pra-perlakuan untuk menghilangkan NOx dan SOx, yaitu nitrogen oksida dan sulfur oksida
Pendekatan ini bertujuan untuk mengurangi ukuran fasilitas penangkapan karbon dan memungkinkan sistem untuk dikombinasikan dengan solusi lain, menghasilkan model yang lebih praktis dan mudah diterapkan oleh UKM
Pengembangan & Pengujian di ZERO BLUE LAB Mimori
Pengembangan peralatan penangkapan karbon akan dilakukan di fasilitas uji demonstrasi terkait hidrogen Yamaha Motor, ZERO BLUE LAB Mimori, yang terletak di Morimachi, Prefektur Shizuoka.
Penyelesaian studi kelayakan dan peralatan skala besar ditargetkan selesai pada akhir Juli 2027.
Setelah itu, pengetahuan dan hasil uji demonstrasi akan terus digunakan untuk meningkatkan model bisnis sistem tersebut.
Setelah proses validasi, sistem penangkapan karbon akan diperkenalkan secara bertahap di setiap lokasi operasional Yamaha Motor Group.
Target Netral Karbon
Melalui pengembangan dan implementasi sistem ini, Yamaha Motor Group bertujuan untuk mempercepat upayanya mencapai netralitas karbon Scope 1 (emisi CO₂ langsung dari operasi dan fasilitasnya sendiri) pada tahun 2035, sejalan dengan komitmen grup untuk mengurangi emisi karbon dari operasi langsung.
Kolaborasi antara lima perusahaan lintas industri mencerminkan pendekatan kolaboratif untuk mengembangkan teknologi penangkapan karbon yang lebih hemat energi, berskala lebih kecil, dan sesuai untuk aplikasi industri yang lebih luas
(wbs)