JAKARTA - Istana meminta Kepolisian Republik Indonesia (
Polri ) untuk mengusut tuntas rangkaian teror yang dialami sejumlah
influencer setelah menyampaikan kritik terhadap program pemerintah. Pemerintah menegaskan tidak menghendaki adanya aksi intimidasi dalam bentuk apa pun.
Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi mengatakan aparat penegak hukum perlu segera melakukan investigasi guna mengungkap pelaku dan motif di balik aksi teror tersebut. Meski demikian, dirinya juga mengingatkan agar kritik disampaikan melalui mekanisme komunikasi yang telah tersedia.
“Iya lah, kita minta semua dilakukan investigasi. Tapi kalau kami berpendapat bahwa yang paling penting adalah kalaupun ada kekurangan atau ada kritik, ada masukan, mohon disampaikan dengan jalur-jalur yang selama ini sudah kita bangun komunikasi,” kata Prasetyo usai mengikuti retreat di Hambalang, Bogor, Selasa (6/1/2026).
Baca juga: Sejumlah Influencer Diteror, Prabowo Prihatin Prasetyo menegaskan, pemerintah tidak membenarkan teror atau intimidasi terhadap siapa pun. Ia mengaku prihatin atas kejadian yang menimpa sejumlah pihak dalam beberapa waktu terakhir.
“Ya tentunya kita tidak menghendaki adanya begitu-begitu. Iya, dong (prihatin). Masa hari begini Pak? (masih ada teror),” ujarnya
Baca juga: 6 Brigjen Naik Pangkat Jadi Mayjen TNI usai Dapat Promosi Jabatan Desember 2025, Ini Namanya Prasetyo menyatakan akan mengawal penanganan peristiwa tersebut. Di sisi lain, Prasetyo berharap kejadian ini dapat menjadi pembelajaran bersama dalam kehidupan berbangsa dan bernegara, terutama dalam menyampaikan perbedaan pandangan.
“Tapi marilah kemudian kita menjadikan masalah itu, kalau kami ya berpendapat bahwa itu bagian dari kita mendewasakan diri sebagai bangsa. Intinya kalau ada sesuatu, mungkin disampaikan dengan baik juga. Nggak ada masalah juga,” jelas Prasetyo.
(cip)