floating-Enaknya AS, Jual Minyak...
Enaknya AS, Jual Minyak Venezuela Tanpa Batas Waktu dan Uangnya Masuk Rekening Amerika
Enaknya AS, Jual Minyak...
Enaknya AS, Jual Minyak Venezuela Tanpa Batas Waktu dan Uangnya Masuk Rekening Amerika
Jum'at, 09 Januari 2026 - 07:27 WIB
WASHINGTON - Menteri Energi Amerika Serikat (AS) Chris Wright mengatakan Washington bermaksud untuk menjual minyak Venezuela tanpa batas waktu. Menurutnya, pendapatan dari penjualan minyak itu akan masuk rekening yang dikendalikan Amerika.

Sabtu pekan lalu, pasukan Amerika melakukan serangan di Ibu Kota Venezuela, Caracas, menculik Presiden Nicolas Maduro dan istrinya; Cilia Flores, serta menewaskan puluhan orang. Presiden AS Donald Trump kemudian menuntut akses penuh terhadap minyak negara Amerika Selatan tersebut dan mengatakan bahwa Washington akan mengelola Venezuela hingga terjadi transisi kekuasaan yang tepat di sana.

Baca Juga: Trump: Venezuela Hanya Akan Beli Produk AS Sesuai Kesepakatan Minyak Baru

Berbicara di Konferensi Energi, Teknologi Bersih dan Utilitas Goldman Sachs pada hari Rabu, Wright mengatakan, "Washington akan memasarkan minyak mentah yang keluar dari Venezuela, pertama-tama minyak yang tersimpan ini, dan kemudian tanpa batas waktu, ke depannya, kami akan menjual produksi yang keluar dari Venezuela ke pasar."

Lihat Video: Fakta Menarik Tentang Venezuela yang Buat Amerika Kepincut

Menteri tersebut menambahkan, "Hasilnya akan disetorkan ke rekening yang dikendalikan oleh pemerintah AS. Uang tersebut kemudian akan digunakan untuk memberi manfaat bagi rakyat Venezuela."

"Sumber dayanya sangat besar," pungkas Wright, seperti dikutip dari Russia Today, Jumat (9/1/2026).

Pada hari Rabu, Departemen Energi AS juga menerbitkan "lembar fakta", yang mengeklaim bahwa pemerintah AS telah mulai memasarkan minyak mentah Venezuela di pasar global untuk kepentingan Amerika Serikat, Venezuela, dan sekutu Washington. Otoritas AS mengatakan mereka memperkirakan penjualan sekitar 30-50 juta barel.

Berbicara kepada wartawan pada hari Rabu, Menteri Luar Negeri AS Marco Rubio mengutip proyeksi serupa. Dia kemudian mengeklaim bahwa Washington telah membuat kesepakatan minyak dengan perusahaan minyak negara Venezuela; PDVSA.

Dalam sebuah unggahan di Truth Social pada hari Rabu, Presiden Trump juga menyatakan, "Hasil yang dihasilkan dari penjualan minyak Venezuela akan dikendalikan oleh saya, sebagai Presiden Amerika Serikat."

Rusia—bersama dengan banyak negara BRICS dan South Global lainnya—telah mengecam keras penculikan Maduro oleh pasukan khusus AS. Moskow menyerukan pembebasan segera Maduro, yang menghadapi tuduhan perdagangan narkoba di AS.

Pada hari Senin, Duta Besar Rusia untuk PBB Vassily Nebenzia menggambarkan serangan AS terhadap Venezuela sebagai "banditisme internasional".
(mas)
Baca Berita
Dengarkan Selanjutnya :
Mobil Buatan Amerika...
Mobil Buatan Amerika Serikat Dapat Ujian Besar di Pasar Jepang
Pilot F-15 AS: Serangan...
Pilot F-15 AS: Serangan Drone Iran Membentuk Formasi Ubur-ubur
Trump Kecam Pemungutan...
Trump Kecam Pemungutan Suara Senat untuk Batasi Kewenangannya dalam Perang Iran
10 Mata-mata Perang...
10 Mata-mata Perang Dingin yang Tak Pernah Takut Mati
Senat AS Sahkan Resolusi...
Senat AS Sahkan Resolusi Penghentian Perang Iran, Pukulan Telak bagi Trump