floating-Indonesia Bergegas Beli...
Indonesia Bergegas Beli 16 Jet Tempur KF-21 Korsel, Khawatir Keduluan Filipina
Indonesia Bergegas Beli...
Indonesia Bergegas Beli 16 Jet Tempur KF-21 Korsel, Khawatir Keduluan Filipina
Senin, 12 Januari 2026 - 07:19 WIB
SEOUL - Indonesia akan segera memulai negosiasi baru untuk membeli 16 unit jet tempur KF-21 Block-2 buatan Korea Selatan (Korsel) guna menghindari tertinggal dari Filipina dalam antrean produksi.

Media Korea, Global e-News, yang mengungkap upaya Indonesia tersebut, melaporkan bahwa keputusan Indonesia lebih didorong oleh faktor eksternal, yakni minat besar Filipina atas jet tempur tersebut.

Laporan itu menyebutkan bahwa meskipun negara yang dipimpin Presiden Prabowo Subianto tersebut masih menghadapi kesulitan dalam membayar bagiannya dari biaya pengembangan KF-21, pendekatan saat ini adalah menandatangani kontrak untuk membeli versi pesawat yang sudah ada untuk memastikan prioritas dalam produksi.

Baca Juga: 10 Jet Tempur Tercanggih di Dunia, Apakah Pesawat Siluman F-35 Masih Nomor 1?

Langkah ini dijelaskan oleh keinginan Indonesia untuk terus memodernisasi Angkatan Udara-nya, yang dimulai dengan akuisisi jet tempur Rafale, dan oleh niatnya untuk mempertahankan saluran kerja sama industri pertahanan dengan Korea Selatan.

Versi Block-2 yang sedang dipertimbangkan Indonesia adalah tahap selanjutnya setelah Block-1, yang saat ini sedang dipasok ke Angkatan Udara Korea Selatan. Block-1 terutama berfokus pada misi "udara-ke-udara", sedangkan Block-2 adalah versi multiperan penuh yang mampu menyerang target darat. Ini termasuk mengintegrasikan senjata berpemandu presisi dan meningkatkan sistem radar dan peperangan elektronik.

KF-21 merupakan pesawat supersonik bermesin ganda dengan panjang 13 meter, tinggi 4,5 meter, dan bentang sayap 14 meter. Versi yang direncanakan adalah untuk awak pilot tunggal dan dua pilot.

Ini adalah proyek bersama antara Republik Korea dan Republik Indonesia, dengan pembagian partisipasi 80%:20%. Awalnya, Indonesia setuju untuk berkontribusi 20% dari total biaya pengembangan sebagai imbalan atas beberapa prototipe dan teknologi untuk produksi pesawat di Indonesia. Namun, selama proses pengembangan, Indonesia berulang kali menunda pembayarannya, yang menyebabkan beberapa kali penarikan diri dari proyek tersebut, diikuti oleh pengembaliannya kembali.

Pada bulan Juni 2024, diumumkan bahwa Administrasi Program Akuisisi Pertahanan Korea Selatan (DAPA) telah menandatangani kontrak dengan Korea Aerospace Industries (KAI) untuk produksi 20 pesawat KF-21, senilai USD1,4 miliar. Rencana awal mencakup produksi 40 pesawat pada tahun 2028 dan 120 pada tahun 2032.

Dalam jangka panjang, Korea Selatan berencana untuk secara bertahap meningkatkan KF-21 menjadi pesawat tempur generasi kelima yang lengkap. Ini akan melibatkan peningkatan pada sensor, sistem peperangan elektronik, teknologi siluman, dan integrasi senjata ke dalam ruang penyimpanan internal pesawat.

Filipina menyatakan minatnya pada jet tempur KF-21 pada Mei 2024. Namun, belum ada pengumuman resmi mengenai pembelian tersebut. Pesawat tempur F-16V buatan Lockheed Martin dari Amerika Serikat, serta Saab Gripen dari Swedia, juga menjadi pesaing untuk peran tersebut.
(mas)
Baca Berita
Dengarkan Selanjutnya :
10 Negara Produsen Pertanian...
10 Negara Produsen Pertanian Terbesar di Dunia, Indonesia Urutan Berapa?
Terima Kunjungan Sekjen...
Terima Kunjungan Sekjen ICAPP, PKB Perkuat Jembatan Diplomasi Politik dengan Korsel
Ini Daftar Negara yang...
Ini Daftar Negara yang Hukum Mati dan Rampas Aset Koruptor, Bagaimana dengan Indonesia?
5 Kapal Selam Tercanggih...
5 Kapal Selam Tercanggih ASEAN: Hebat Mana Invincible Singapura vs Nagapasa Indonesia?
Diganjar Rating Negatif...
Diganjar Rating Negatif dari Moody's, Danantara Bilang Begini