JAKARTA -
Universitas Padjajaran (Unpad) menyatakan nilai
Tes Kemampuan Akademik (TKA) akan menjadi pertimbangan tambahan (validator) dalam penilaian calon mahasiswa jalur Seleksi Nasional Berdasarkan Prestasi (SNBP) 2026.
TKA digunakan sebagai pertimbangan tambahan jika diperlukan karena Unpad masih menempatkan nilai rapor dan prestasi akademik sebagai dasar utama penilaian jalur SNBP 2026.
Rektor
Unpad , Prof. Arief S. Kartasasmita dalam kegiatan “Ayo Kenal Unpad, Open Campus 2026” menyatakan nilai TKA akan dipakai sebagai pembanding prestasi akademik dan nilai rapor yang diterbitkan oleh Sekolah Menengah Atas (SMA) yang memperoleh undangan resmi dari universitas.
Baca juga: Linimasa Pendaftaran TKA 2026, Berlaku untuk Jenjang SD dan SMP Kami menggunakan nilai rapor sebagai patokan utama. TKA mungkin hanya sebagai pembanding saja kalau memang diperlukan,” kata Prof Arief seperti dikutip dari laman resmi
Unpad , Selasa (13/1/2026).
Kepala Kantor Seleksi Masuk Universitas Padjadjaran (SMUP), Prof. Anas, menambahkan sebagai validator, nilai TKA SMA berfungsi untuk memastikan penilaian berlangsung secara wajar dan adil dengan standar yang bersifat nasional. Sejak awal nilai TKA juga bukan penentu kelulusan siswa SMA.
Baca juga: 7 Universitas Islam Negeri Terbaik yang Masuk Top 100 Nasional Webometrics 2026 Oleh karenanya, tahun ini Unpad menjadikan nilai TKA sebagai tambahan pertimbangan penilaian jalur prestasi di luar dua parameter utama yakni rapor dan prestasi akademik.
“Kebijakan tersebut wajib dipahami benar karena berbeda setiap universitas. Kemudian kenali materi seleksi dan atur strateginya,” ujar Prof. Anas kembali mengingatkan siswa SMA yang akan mengikuti jalur prestasi.
Sejumlah data mencatat, setiap tahun Unpad memiliki berbagai jalur penerimaan mahasiswa baru. Sepanjang periode 2023-2025, mahasiswa baru Unpad yang masuk melalui jalur prestasi berturut-turut mencapai 1.498 orang (2023), 2.636 orang (2024), dan 2.495 orang (2025).
Sebagai informasi, pada November 2025 lebih dari 3,5 juta siswa kelas akhir SMA/SMK mengikuti TKA yang dilakukan serentak di seluruh Indonesia.
Selain sebagai tambahan (validator) nilai rapor dalam penilaian jalur prestasi, nilai TKA juga bisa digunakan sebagai syarat pendaftaran bagi para siswa yang berniat sekolah di luar negeri.
Khusus siswa SMK, TKA juga bisa menjadi nilai tambah untuk berkompetisi di dunia kerja. Bagi pemerintah dan sekolah, nilai TKA juga menjadi salah satu parameter yang objektif untuk mengukur kualitas pendidikan nasional dan daerah
(nnz)