floating-SIG Perkuat Kolaborasi...
SIG Perkuat Kolaborasi Strategis Ciptakan Peluang Bisnis di 2026
SIG Perkuat Kolaborasi...
SIG Perkuat Kolaborasi Strategis Ciptakan Peluang Bisnis di 2026
Rabu, 14 Januari 2026 - 09:10 WIB
JAKARTA - PT Semen Indonesia (Persero) Tbk (SIG) memperkuat langkah strategis untuk menciptakan peluang bisnis baru di 2026 melalui kolaborasi lintas sektor. Langkah ini diambil guna menyiasati tantangan kelebihan kapasitas (overcapacity) dan melambatnya pertumbuhan pasar domestik yang terjadi sepanjang tahun 2025.

Melalui forum "SIG Infrastructure Summit" bertajuk Bangga Bangun Indonesia di Nusa Dua, Bali, perusahaan menegaskan komitmennya untuk tetap memimpin pasar bahan bangunan. SIG berfokus pada transformasi bisnis yang menghadirkan solusi konstruksi inovatif serta penguatan tata kelola rantai pasok agar lebih efektif dan efisien.

Direktur Sales dan Marketing SIG, Dicky Saelan, mengungkapkan bahwa perusahaan terus beradaptasi dengan kebutuhan pasar yang dinamis. Menurutnya, SIG kini hadir lebih dekat dengan pelanggan di berbagai daerah untuk memahami karakteristik proyek secara spesifik melalui penyediaan semen hijau dan layanan konstruksi terintegrasi.

"Kami berupaya memastikan setiap produk dan layanan SIG tidak hanya memenuhi kebutuhan teknis proyek, tetapi juga mendukung target keberlanjutan jangka panjang," ujar Dicky Saelan dalam keterangan tertulis, Rabu (14/1/2026).

Baca Juga: RUPSLB 2025, SIG Mantapkan Transformasi lewat Penguatan Tata Kelola

Sejalan dengan optimisme perusahaan, VP of Industry and Regional Research PT Bank Mandiri Tbk, Dendi Ramdani, memproyeksikan penjualan semen nasional masih berpotensi tumbuh sekitar 2,5 persen pada 2026. Pertumbuhan ini didorong oleh peningkatan belanja infrastruktur dan gairah sektor properti, meskipun industri masih dibayangi tekanan efisiensi.

Menjawab tantangan dekarbonisasi global, Direktur Operasi SIG, Reni Wulandari, memperkenalkan inovasi semen hijau yang memiliki tingkat kandungan dalam negeri (TKDN) di atas 90 persen. Produk ini mampu menekan emisi karbon hingga 38 persen dibandingkan semen konvensional, namun tetap menjaga keandalan struktur bangunan.

Salah satu produk unggulan, semen hidraulis merek PwrPro, telah digunakan secara luas pada berbagai proyek strategis nasional. Mulai dari pembangunan Thamrin Nine Tower, Flyover Purwosari, hingga kawasan industri di Batang dan Kendal, produk ini terbukti tangguh sekaligus ramah lingkungan.

Selain infrastruktur skala besar, SIG turut menawarkan solusi praktis untuk mendukung program 3 juta rumah per tahun yang dicanangkan pemerintah. Inovasi produk turunan seperti bata interlock presisi menjadi andalan perusahaan untuk mempercepat pembangunan hunian berkualitas dengan material rendah emisi.

Baca Juga: SIG Bukukan Laba Rp114,84 Miliar, Catat Penjualan 27,46 Juta Ton

Wakil Direktur Utama SIG, Andriano Hosny Panangian, menegaskan bahwa pembangunan infrastruktur Indonesia harus selaras dengan agenda transisi menuju rendah karbon. Hal ini krusial agar industri konstruksi nasional tetap kompetitif dan memiliki daya saing kuat di tingkat global.

Melalui penguatan kolaborasi dalam SIG Infrastructure Summit, perusahaan pelat merah ini mengajak seluruh pemangku kepentingan untuk menggali peluang proyek strategis. Sinergi ini diharapkan mampu menghadirkan nilai tambah nyata bagi pembangunan nasional yang berkelanjutan di masa depan.
(nng)
Baca Berita
Dengarkan Selanjutnya :
PENAS XVII 2026 Jadi...
PENAS XVII 2026 Jadi Magnet Investasi Agribisnis, KTNA dan FERACO Perkuat Kolaborasi Industri dan Teknologi Pangan Nasional
Kolaborasi Generasi...
Kolaborasi Generasi Muda Jadi Penggerak Perubahan Lingkungan
Kolaborasi ESG Dorong...
Kolaborasi ESG Dorong Gerakan Penghijauan di Tengah Pesatnya Pembangunan Kaltim
NHM Dorong Pembelajaran...
NHM Dorong Pembelajaran Berbasis Lapangan dalam Study Club SEG UNPAD SC
Teken MoU, Budi Luhur...
Teken MoU, Budi Luhur University Perluas Kerja Sama Akademik Internasional