floating-Viral Tambang Meledak...
Viral Tambang Meledak di Bogor, PT Antam: Dokumentasi Penanganan Kondisi Teknis
Viral Tambang Meledak...
Viral Tambang Meledak di Bogor, PT Antam: Dokumentasi Penanganan Kondisi Teknis
Rabu, 14 Januari 2026 - 18:17 WIB
JAKARTA - PT Aneka Tambang Tbk ( ANTAM ) menegaskan kabar beredar terkait adanya ledakan di area tambang yang berlokasi di Bogor, Jawa Barat serta klaim ratusan orang terjebak di dalam tambang adalah tidak benar alias hoax.

Corporate Secretary ANTAM, Wisnu Danandi, menjelaskan video yang beredar di media sosial merupakan dokumentasi penanganan kondisi teknis di area tambang bawah tanah. Penanganan tersebut, kata dia, telah diantisipasi dan dilaksanakan sesuai dengan prosedur keselamatan serta standar operasional perusahaan.

"Video yang beredar merupakan dokumentasi penanganan kondisi teknis di area tambang bawah tanah yang telah diantisipasi dan ditangani sesuai dengan prosedur keselamatan dan standar operasional perusahaan, termasuk pengaturan ventilasi dan pengamanan area kerja," ujar Wisnu saat dikonfirmasi, Rabu (14/1/2025).

Baca juga: Tambang Emas di Bogor Meledak, Kapolres: Kadar CO2 Masih Tinggi

"Kondisi tersebut tidak berdampak pada keselamatan karyawan ANTAM, dan seluruh aktivitas operasional perusahaan berada dalam kondisi terkendali," tegasnya.

Wisnu menegaskan kondisi tersebut tidak berdampak pada keselamatan karyawan ANTAM dan seluruh aktivitas operasional perusahaan tetap berjalan normal serta terkendali.

Baca juga: Breaking News! Tambang Emas di Bogor Dikabarkan Meledak

"ANTAM memastikan bahwa tidak terdapat kejadian ledakan sebagaimana yang diinformasikan dalam konten yang beredar, serta tidak ada karyawan ANTAM yang terjebak di dalam area tambang," lanjutnya.

Menurut Wisnu, perseroan senantiasa menjalankan kegiatan usaha dengan mengedepankan aspek keselamatan kerja, pengendalian risiko, serta penerapan kaidah pertambangan yang baik atau good mining practice. ANTAM juga terus berkoordinasi dengan aparat dan para pemangku kepentingan terkait guna memastikan situasi tetap aman dan kondusif.

"ANTAM mengimbau masyarakat untuk tidak menyebarkan informasi yang belum terverifikasi dan merujuk pada informasi resmi yang disampaikan oleh perusahaan maupun pihak berwenang," tutupnya.
(cip)
Baca Berita
Dengarkan Selanjutnya :
Ungkap Kekerasan Obstetri...
Ungkap Kekerasan Obstetri di RS, Dokter Wanita Ini Ditangkap atas Tuduhan Sebar Hoaks
Rizky Billar Laporkan...
Rizky Billar Laporkan Akun Penyebar Fitnah Selingkuh dengan Anak Ramzi
Tambang Emas Tanpa Izin...
Tambang Emas Tanpa Izin Ancam Lumbung Pangan di Parimo, Muhammad Irfain Desak Pemda Tindak Tegas
Polisi Tahan 2 Tersangka...
Polisi Tahan 2 Tersangka Baru Kasus TPPU Tambang Emas Ilegal
Viral Gunung Lawu Akan...
Viral Gunung Lawu Akan Erupsi Besar, Badan Geologi: Hoaks!