SEMARANG - Dorong kemandirian sekaligus buka lapangan kerja, Yayasan Indonesia Setara (YIS) bersama Bank Infaq Amanah Banyumanik menggelar Workshop Baking Pizza dan Wingko Singkong bertajuk 'Berkah Melimpah Inovasi Komoditas Lokal'.
Kegiatan yang diikuti 50 ibu itu berlangsung di Balai Kelurahan Sumurboto, Kecamatan Banyumanik, Kota Semarang, belum lama ini.
Founder YIS
Sandiaga Uno mengatakan, yayasan yang dipimpinnya telah berdiri selama 11 tahun ini berfokus pada pemberdayaan difabel, anak muda, serta perempuan. Salah satu program yang dijalankan secara berkelanjutan adalah perempuan berdaya yang tersebar di berbagai daerah.
Baca juga: UMKM Sahabat Sandi Buka Lapangan Kerja, Sandiaga: Dorong Kemandirian Ekonomi Keluarga "Melalui pelatihan seperti hari ini, kami mengajarkan keterampilan tata boga agar ibu-ibu mengenal produk makanan baru yang memiliki nilai jual," ujar Sandiaga, Kamis (15/1/2026).
Dia berharap keterampilan ini mendorong kemandirian ekonomi, termasuk memanfaatkan media sosial sebagai sarana berjualan. Tak sebatas pelatihan, para peserta akan mendapatkan permodalan berupa bantuan bahan baku serta pendampingan selama satu bulan ke depan.
Perwakilan Bank Infaq Amanah Banyumanik Ahmad Zaenuddin menuturkan pelatihan ini bertujuan meningkatkan perekonomian sekaligus menambah pengetahuan dan wawasan bagi Sahabat Infak. Tujuannya agar mampu mengembangkan potensi diri dan membangun usaha berkelanjutan.
"Melalui pelatihan ini, kami berharap kompetensi ibu-ibu terus meningkat baik dari sisi keterampilan maupun pemahaman sehingga memberikan dampak nyata terhadap peningkatan ekonomi dan kesejahteraan keluarga," kata Ahmad.
Pada sesi kick-off program, peserta dibekali keterampilan membuat pizza singkong dan wingko singkong. Kedua menu tersebut dipilih karena menggunakan bahan yang relatif murah, mudah diperoleh, serta fleksibel untuk dimodifikasi sesuai kreativitas penjual.
Selain pelatihan memasak, peserta juga diperkenalkan dengan pemanfaatan teknologi generative AI untuk membuat konten promosi. Mereka bahkan ditantang untuk langsung membuka pre-order pada hari pelatihan.
Hasilnya, para peserta berhasil memperoleh total pesanan sebanyak 64 loyang pizza singkong dan 325 buah wingko singkong.
Dengan harga jual berkisar Rp10.000 hingga Rp20.000 untuk pizza dan Rp2.000 hingga Rp3.500 untuk wingko, para peserta meraih pendapatan sekitar Rp1.689.000 dalam satu hari.
Usai sesi luring, program dilanjutkan dengan pendampingan intensif selama tiga minggu. Pendampingan ini difokuskan pada diskusi bersama trainer, praktik pembuatan konten promosi, optimalisasi strategi pemasaran digital, serta penerapan langsung ilmu yang telah diperoleh.
(jon)