WASHINGTON - AS mengerahkan setidaknya satu kapal induk ke Timur Tengah, lapor
Fox News, mengutip sumber militer anonim. Hal ini terjadi setelah ancaman terselubung terhadap
Iran dalam beberapa hari terakhir oleh Presiden Donald Trump.
Republik Islam Iran dilanda protes massal sejak akhir Desember di tengah ketidakpuasan publik atas inflasi yang melonjak dan devaluasi tajam rial Iran.
Protes tersebut dengan cepat berubah menjadi konfrontasi kekerasan dengan pasukan keamanan, yang diduga mengakibatkan ratusan kematian. Teheran menyalahkan kerusuhan tersebut kepada AS dan Israel.
Fox News melaporkan bahwa kapal perang yang dilaporkan sedang dalam perjalanan ke wilayah tersebut mungkin adalah USS Abraham Lincoln atau salah satu dari dua kapal induk yang berangkat dari Norfolk dan San Diego awal pekan ini.
Media tersebut menambahkan bahwa saat ini, Washington sudah memiliki tiga kapal perusak dan tiga Kapal Tempur Pesisir (Littoral Combat Ship) di wilayah tersebut.
Washington juga kemungkinan akan memperkuat kehadiran militernya di sekitar Iran dengan kemampuan serangan udara dan darat, serta sistem pertahanan rudal dalam beberapa hari dan minggu mendatang, menurut sumber anonim yang dikutip oleh media tersebut. Para pejabat anonim menggambarkan hal ini sebagai "mempersiapkan kekuatan," yang akan memungkinkan aksi militer "ofensif" jika Trump memilihnya.
5 Fakta Kapal induk AS USS Abraham Lincoln yang Kini Bergerak ke Timur Tengah
1. Kapal Induk Kelas Nimitz
Kapal Induk Angkatan Laut AS USS Abraham Lincoln adalah kapal induk kelas Nimitz buatan Newport News Shipping. Ini adalah kapal Angkatan Laut kedua yang menyandang nama mantan presiden tersebut dan pembangunannya dimulai pada tahun 1982 dan kemudian diresmikan pada tahun 1989.
Kapal tersebut kemudian diperbaiki di Galangan Kapal Newport News dan kembali bertugas aktif pada Mei 2017. Kapal ini merupakan anggota Armada Pasifik Amerika Serikat dan merupakan kapal kelas Nimitz kelima yang dibangun.
Biaya pembangunan kapal ini mencapai lebih dari 4,7 miliar dolar (dalam nilai uang tahun 2010) sebelum semuanya selesai.
Baca Juga: Pemimpin Demo Wanita Iran Ini Mengaku Menghubungi PM Netanyahu untuk Picu Kerusuhan 2. Pernah Jalani Misi Kemanusiaan
Pada awal tahun 1990-an, saat menuju Samudra Hindia, kapal induk ini dialihkan ke Filipina setelah letusan Gunung Pinatubo di pulau Luzon.
Abe, demikian ia disapa dengan penuh kasih sayang, memimpin armada 23 kapal yang mengevakuasi lebih dari 45.000 orang dari Pangkalan Angkatan Laut Subic Bay ke Cebu di Visayas. Itu adalah evakuasi personel militer dan keluarga mereka terbesar di masa damai dalam sejarah!
3. Berperan Besar dalam Perang Irak
Pada tahun 2003, Abe menjadi lokasi pidato kemenangan mantan Presiden Bush yang kini terkenal setelah Operasi Pembebasan Irak. Tentu saja, ini hanyalah akhir dari perang konvensional, dan segera diikuti oleh kontra-pemberontakan yang berlangsung selama bertahun-tahun.
4. Sering Jadi Tempat Pembuat Film
Pada tahun 2004, anggota kru film fiksi ilmiah Stealth dijamu di atas USS Abraham Lincoln untuk syuting adegan untuk film yang akan dirilis pada tahun 2005.
Meskipun pesawat utama yang ditampilkan dalam film tersebut, F/A-37 Talon, adalah fiktif, pembuat film Stealth ingin memiliki gambar nyata kapal induk sebagai platform peluncuran untuk pesawat fiktif tersebut.
5. Kerap Disandingkan dengan USS Ronald Reagan
Pada tahun 2004, Abe ditempatkan di Hong Kong selama gempa bumi berkekuatan 9,0 skala Richter yang menghancurkan Asia Selatan, dan dengan demikian USS Abraham Lincoln dipanggil untuk membantu upaya pencarian dan penyelamatan yang sedang berlangsung dan juga ditugaskan untuk membawa bantuan dan air yang sangat dibutuhkan ke pulau Sumatra yang terkena dampak parah sebagai bagian dari apa yang dikenal sebagai Operasi Bantuan Terpadu.
Abe sering dibandingkan dengan USS Ronald Reagan dan ada beberapa kesamaan di antara keduanya. Keduanya adalah kapal kelas Nimitz dan keduanya memiliki kapasitas untuk 90 pesawat sayap tetap termasuk helikopter.
Keduanya dinamai menurut nama mantan presiden, namun, USS Ronald Reagan adalah kapal induk pertama yang dinamai menurut nama presiden yang masih hidup. Pada saat itu Reagan masih hidup tetapi sayangnya meninggal 11 bulan setelah penugasan Kapal Angkatan Laut yang diawasi oleh Nancy Reagan dan dihadiri oleh Dick dan Lynne Cheyney.
Sekali lagi, kedua kapal tersebut dibangun oleh Newport News Shipping dan keduanya memiliki biaya pembangunan yang kurang lebih sama. Kedua kapal tersebut tetap aktif bertugas hingga hari ini, dengan Abe telah melakukan perjalanan ke berbagai penjuru dunia termasuk Teluk Persia, Asia, Amerika Selatan, Australia, dan Kanada. Kapal AS Abraham Lincoln tidak diragukan lagi akan terus menjalankan misi militer dan kemanusiaan ofensif di masa mendatang.
(ahm)