JAKARTA - Badan Penanggulangan Bencana Daerah
(BPBD) DKI Jakarta kembali melakukan operasi modifikasi cuaca (OMC) pada Minggu (18/1/2026). Modifikasi dilakukan sebanyak tiga sortie.
Kepala Pusat Data dan Informasi Kebencanaan BPBD Provinsi DKI Jakarta, Mohamad Yohan menjelaskan operasi modifikasi cuaca dilakukan untuk meminimalisasi cuaca ekstrem hujan deras yang terus menerus terjadi.
"Kami akan gencarkan OMC. Rencananya dilaksanakan 3 sortie untuk mengatasi dan meminimalisir dampak dari cuaca ekstrem yang terjadi," kata Yohan, Minggu (18/1/2026).
Baca juga: Gawat! Banjir Jakarta Meluas, Rendam 34 RT dan 19 Ruas Jalan Yohan menjelaskan OMC akan dilakukan dengan melakukan penyemaian awan menggunakan Natrium Klorida (NaCl). Apabila cuaca ekstrem masih terpantau terus terjadi, maka operasi modifikasi cuaca bisa saja dilakukan lebih dari tiga kali.
"Seluruh kegiatan OMC dilaksanakan berdasar hasil analisis meteorologi terkini dan pemantauan dinamika atmosfer berkelanjutan oleh BMKG. Kalau tidak ada OMC dampaknya bisa meluas," sambung dia.
Lihat video: Update Terkini! Jakarta hingga Bekasi Terendam Banjir, Ratusan Pengendara Terjebak
Yohan menambahkan operasi modifikasi cuaca ini telah dilakukan sejak Jumat, 16 Januari 2026. Kegiatan ini rencananya dilakukan hingga satu pekan ke depan.
Adapun OMC juga dilaksanakan bekerja sama dengan berbagai instansi terkait seperti Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), serta TNI Angkatan Udara (TNI AU). Kegiatan operasi dipusatkan di Bandara Halim Perdanakusuma, Jakarta Timur.
(cip)