RIYADH - JLR dan mitranya dari China, Chery, telah mengkonfirmasi bahwa merek baru bernama Freelander akan diluncurkan pertama kali di Timur Tengah pada tahun 2026.
Langkah ini dipandang sebagai pergeseran strategis utama karena Freelander sebelumnya dikaitkan dengan fokus pada pasar domestik China.
Menurut laporan, model pertama merek Freelander akan berupa SUV besar dengan panjang sekitar 5,1 meter dan akan ditawarkan dengan dua pilihan powertrain, yaitu BEV (kendaraan listrik baterai) dan EREV (kendaraan listrik jarak jauh).
Chery dan Jaguar Land Rover (JLR) mendirikan perusahaan patungan di China pada tahun 2012 sebelum menyelesaikan pembangunan pabrik CJLR di Suzhou, Jiangsu pada tahun 2014.
Namun, fasilitas ini dilaporkan akan menghentikan produksi semua model pada akhir tahun 2026, termasuk Range Rover Evoque, Land Rover Discovery Sport, Jaguar XF, Jaguar XEL, dan Jaguar E-Pace.
Pada saat yang sama, kedua pihak terlihat mengatur ulang arah kerja sama mereka, dengan Freelander sebagai langkah baru untuk memperkuat posisi mereka di pasar yang semakin ketat, terutama di segmen EV.
Proyek Freelander Diumumkan pada Tahun 2024, Kini Resmi Dipasarkan di Luar Negeri
Proyek Freelander secara resmi diumumkan pada Juni 2024, dengan tujuan jangka panjang untuk meningkatkan posisi perusahaan patungan di pasar China yang kompetitif. Tahun lalu, model Freelander juga terlihat menjalani uji jalan di China.
Kini, Chery telah mengkonfirmasi bahwa arah Freelander tidak lagi terbatas pada China karena akan memasuki pasar luar negeri dan Timur Tengah telah dipilih sebagai lokasi peluncuran pertama pada tahun 2026.
Chery Holding Group juga telah mengeluarkan undangan tender terbuka untuk mengembangkan identitas visual manual Freelander. Cakupannya meliputi aset visual inti, desain ikon, infografis, dan ilustrasi.
Selain itu, tender lain untuk proyek pengadaan pemasaran juga diumumkan, menunjukkan bahwa mereka ingin membangun citra merek yang lebih premium melalui kampanye pra-peluncuran yang terstruktur.
Ada juga harapan bahwa Freelander dapat tampil di acara-acara besar seperti Pameran Otomotif Beijing sekitar April 2026, karena merupakan salah satu pameran otomotif tahunan terbesar di China.
SUV Freelander pertama dikabarkan akan menampilkan gaya off-road dengan desain kotak, panjang sekitar 5,1 meter, dan dibangun di atas arsitektur modular E0X yang dikembangkan oleh Chery.
Platform ini juga digunakan oleh beberapa model lain seperti Exeed Exlantix ET, Exeed Exlantix ES, Luxeed S7, dan Luxeed R7. Untuk Freelander, tata letak kabin dilaporkan menawarkan tiga baris kursi dengan konfigurasi 2+2+2.
Dari segi teknologi, model ini dikabarkan akan tersedia dengan BEV dan EREV, dengan daya puncak hingga 413 kW (553 hp), di samping fitur-fitur yang mungkin seperti suspensi udara dan sistem bantuan pengemudi ADAS L2.
(wbs)