floating-SBY Soroti Arah Geopolitik...
SBY Soroti Arah Geopolitik Global dan Masa Depan Multilateralisme
SBY Soroti Arah Geopolitik...
SBY Soroti Arah Geopolitik Global dan Masa Depan Multilateralisme
Selasa, 27 Januari 2026 - 08:15 WIB
JAKARTA - The Yudhoyono Institute (TYI) menyelenggarakan Coffee Talks with SBY di Bandung, Jawa Barat pada Sabtu, 24 Januari 2026. Diskusi digelar dengan menghadirkan civitas akademik Program Studi Hubungan Internasional Universitas Katolik Parahyangan (Unpar), anggota DPR, para tokoh, dan peserta diskusi lainnya.

Dikutip dari unggahan Presiden RI ke-6 Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) di akun X @SBYudhoyono, forum ini diinisiasi TYI sebagai tradisi dialog baru, sebuah ruang yang jernih dan reflektif.

Baca juga: Tanggapi WEF 2026 Davos, SBY: Saya Pikir Banyak Good News Ya

Forum ini berangkat dari kesadaran bahwa dunia hari ini bergerak semakin cepat, kompleks, dan tidak pasti. Berbagai konflik dan ketegangan geopolitik kembali mengemuka, bersamaan dengan tantangan terhadap norma dan institusi internasional.

"Coffee Talks with SBY diniatkan sebagai “melting pot” bagi akademisi, pegiat HI, pecinta diplomasi, pembuat kebijakan, dan generasi muda Indonesia untuk membaca arah dunia dan menyikapi dinamika global secara lebih mendalam," tulis SBY dikutip Selasa (27/2/2026).

Diskusi kali ini menyoroti dunia pasca World Economic Forum di Davos, yang menyisakan pertanyaan mendasar tentang arah geopolitik ke depan, pergeseran lanskap HI, serta masa depan multilateralisme. Isu yang dibahas mencakup dinamika Greenland dan kawasan Arktik, wacana Board of Peace di tengah kebuntuan konflik Gaza, hingga sinyal perubahan kebijakan global.

Baca juga: SBY: Perang Dunia III Sangat Mungkin Terjadi, Desak PBB Gelar Sidang Darurat

Forum ini menghadirkan Presiden RI ke-6 Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) sekaligus Chairman TYI. SBY merupakan seorang “statesman” dengan pengalaman satu dekade memimpin Indonesia dan rekam jejak panjang dalam diplomasi global.

Jalannya diskusi dimoderatori oleh Direktur TYI Mira Permatasari. Diskusi akademik diperkaya oleh pandangan civitas akademik HI Unpar yakni Yulius Purwadi Hermawan, Mangadar Situmorang, Elisabeth A. S. Dewi, Ratih Indraswari, Albert Triwibowo, Stanislaus Risadi Apresian, serta Idil Syawfi. Diskusi dilaksanakan dengan perspektif keilmuan beragam, yakni “global governance,” kebijakan luar negeri, resolusi konflik, gender, studi kawasan, pertahanan, diplomasi digital, hingga isu perubahan iklim.

Melalui Coffee Talks with SBY, TYI terus menghadirkan ruang dialog yang mencerdaskan dan reflektif; sebagai kontribusi pemikiran Indonesia dalam memahami dinamika global.
(shf)
Baca Berita
Dengarkan Selanjutnya :
Risiko Geopolitik dan...
Risiko Geopolitik dan Dampaknya terhadap Pasar Mata Uang
Rupiah dan IHSG Menguat,...
Rupiah dan IHSG Menguat, SBY: Ada Good News untuk Kita Semua
Prabowo Dinilai Mampu...
Prabowo Dinilai Mampu Jaga Keamanan RI Hadapi Dinamika Geopolitik Global
Pertemuan Istana Elysee,...
Pertemuan Istana Elysee, Denny JA: Macron-Prabowo Arsitek Poros Baru Negara Menengah
Kunjungan Prabowo ke...
Kunjungan Prabowo ke Eropa Dinilai Perkuat Posisi Geopolitik Indonesia