JAKARTA - Di tengah gelombang kejahatan siber yang kian ganas—mulai dari jeratan judi online, penipuan (scam) digital, malware pencuri data, hingga ancaman pornografi yang mengintai anak-anak—keamanan data di gawai pribadi tak lagi menjadi kemewahan, melainkan kebutuhan mendesak.
Menjawab keresahan ini, PT ITSEC Asia Tbk dan Infinix melakukan gebrakan pasar dengan menghadirkan standar keamanan level tinggi pada perangkat dengan harga terjangkau.
Kolaborasi strategis yang diumumkan pada Selasa (27/1/2026) ini menjadi antitesis dari anggapan bahwa keamanan siber canggih hanya milik ponsel flagship belasan juta rupiah.
Melalui integrasi solusi IntelliBron Aman berbasis kecerdasan buatan (AI), Infinix Note Edge 5G+ yang menyasar segmen harga Rp3 jutaan (estimasi pasar mid-range Infinix) kini bertransformasi menjadi benteng digital yang kokoh.
Demokratisasi Keamanan Siber
Langkah ini menandai pergeseran paradigma ITSEC Asia. Perusahaan yang selama ini dikenal sebagai "penjaga gawang" keamanan infrastruktur kritikal dan korporasi besar, kini turun gunung melindungi konsumen ritel.
M. Rasyid Sahputra, Head R&D ITSEC Asia, menegaskan bahwa keamanan siber harus inklusif.
"Keamanan siber ke depannya tidak hanya diukur dari bagaimana kita dapat melindungi organisasi, tetapi juga bagaimana kita mampu melindungi masyarakat sehari-hari," ujar Rasyid.
Ia menambahkan bahwa peluncuran IntelliBron Aman dalam ekosistem Infinix adalah cara perusahaan menghadirkan keamanan yang praktis, terjangkau, dan relevan, dimulai dari pasar Indonesia.
Secara teknis, IntelliBron Aman bekerja secara senyap di latar belakang (background) tanpa membebani kinerja prosesor. Sistem AI ini dirancang untuk mendeteksi dan memblokir ancaman seperti phishing, tautan berbahaya, dan situs tidak aman sebelum sempat menyusup ke perangkat.
Bagi orang tua, ini adalah fitur krusial untuk memfilter konten negatif seperti pornografi atau situs judi online yang kerap menyusup lewat iklan pop-up atau tautan jebakan.
Spesifikasi Gahar dalam Balutan Bodi Tipis
Infinix Note Edge 5G+ yang menjadi debut teknologi ini tidak hanya menjual keamanan. Perangkat yang resmi diluncurkan pada 19 Januari 2026 ini membawa spesifikasi kompetitif.
Dengan bodi ultra-tipis setebal 7,2 milimeter, ponsel ini secara ajaib memuat baterai berkapasitas monster 6.500 mAh.
Dapur pacunya ditenagai oleh chipset MediaTek Dimensity 7100 5G, menjamin kinerja mulus untuk aktivitas digital intensif. Pengalaman visual dimanjakan oleh layar lengkung 3D beresolusi 1.5K dengan refresh rate 120Hz, yang dilindungi kaca tangguh Corning Gorilla Glass 7i.
Selain itu, ponsel ini menjanjikan pembaruan keamanan selama tiga tahun dan dukungan sistem operasi terbaru XOS 16.
Sergio Ticoalu, Head of Marketing Infinix Indonesia, menekankan bahwa teknologi tidak hanya soal memberdayakan, tetapi juga melindungi. "Integrasi IntelliBron Aman bertujuan menciptakan pengalaman digital yang lebih aman dan menumbuhkan kepercayaan diri bagi pengguna smartphone di Indonesia," tegasnya.
Target 100.000 Perangkat di Ekonomi Mobile-First
Indonesia sebagai negara dengan ekonomi mobile-first adalah pasar yang sangat seksi sekaligus rentan.
Ketergantungan masyarakat pada ponsel untuk transaksi perbankan, belanja online, hingga komunikasi harian membuka celah lebar bagi penjahat siber.
Konsumen di segmen entry hingga mid-range adalah yang paling rentan terkena serangan siber karena minimnya fitur keamanan bawaan pada perangkat murah.
Dengan menargetkan distribusi hingga 100.000 perangkat pada tahap awal, kolaborasi Infinix dan ITSEC Asia berpotensi menciptakan standar baru (benchmark) di industri ponsel nasional.
Jika model bisnis ini sukses, produsen lain akan dipaksa untuk ikut memprioritaskan fitur keamanan, bukan hanya berlomba pada besaran megapiksel kamera.
Langkah ekspansi juga sudah disiapkan. Setelah Note Edge 5G+, solusi keamanan ini dijadwalkan hadir pada seri Infinix Note 60. "Kemitraan ini baru permulaan. Mewujudkan masa depan digital yang lebih aman bagi Indonesia membutuhkan kolaborasi," pungkas Rasyid, menandakan arah baru perusahaan di tahun 2026 dengan slogan Cybersecurity Delivered.
(dan)