LONDON - Baru-baru ini, seorang blogger kendaraan terkenal asal China bernama Sun Jun di platform media sosial Weibo membagikan pengalaman seorang pemilik kendaraan Harmony Intelligent Mobility Alliance (HIMA).
Ia menggunakan fungsi kontrol parkir jarak jauh untuk memindahkan kendaraannya yang berada di Shenzhen, China, saat ia berada di Vietnam.
Fungsi ini secara resmi disebut VPD, atau pengemudi parkir kendaraan, yang tersedia diQiankun ADSmilik Huawei .
Pengguna dapat mengontrol kendaraan dari jarak jauh melalui aplikasi seluler untuk memarkir kendaraan secara otomatis di tempat parkir atau memanggil kendaraan ke lokasi yang ditentukan.
VPD juga mendukung skenario seperti penggabungan jalur otomatis, penghindaran pejalan kaki, mundur untuk memberi jalan, dan navigasi di sekitar rintangan yang bentuknya tidak beraturan.
Pemilik mobil tersebut menceritakan bahwa karena ia perlu memindahkan mobilnya, ia mencoba menggunakan fungsi VPD (Vehicle Processing Device) untuk menemukan tempat parkir baru, dan mobil tersebut berhasil berpindah sendiri meskipun mobil dan pemiliknya berada di dua negara yang berbeda.
Jejak pergerakan kendaraan menunjukkan bahwa mobil tersebut bergerak sejauh 12 meter dalam waktu total 44 detik, dan kendaraan tersebut diparkir di tempat parkir baru di seberang jalan.
Menurut dataresmi, sistem ADS Qiankun milik Huawei telah mencatat jarak tempuh bantuan mengemudi kumulatif sebesar 7.282.754.951 kilometer per 15 Januari 2026. Pada tahun 2025, ADS mencegah 2,12 juta potensi risiko tabrakan dan fungsi bantuan parkir telah digunakan sebanyak 330 juta kali.
Di Tiongkok, jarak tempuh rata-rata terjadinya tabrakan serius yang memicu pengaktifan airbag atau perangkat keselamatan lainnya adalah 1,8 juta kilometer.
Untuk kendaraan yang dilengkapi dengan Huawei Qiankun ADS dalam mode mengemudi manual, jarak tempuh rata-rata sebelum terjadi tabrakan serius meningkat 2,72 kali lipat, mencapai 4,9 juta kilometer.
Dalam mode mengemudi berbantuan, angka ini meningkat menjadi 6,44 juta kilometer, 3,58 kali lipat dari rata-rata.
Hingga akhir September 2025, Qiankun ADS milik Huawei memiliki pangsa pasar hampir 28% di antara kendaraan yang dilengkapi fitur bantuan navigasi perkotaan di Tiongkok.
Ini berarti bahwa untuk setiap tiga kendaraan yang dilengkapi dengan bantuan navigasi perkotaan, satu di antaranya dilengkapi dengan Qiankun ADS milik Huawei
(wbs)