JAKARTA - Sebanyak 17 Rukun Tetangga (RT) di wilayah Jakarta Selatan dan Jakarta Timur terendam banjir akibat meluapnya Kali Ciliwung pascahujan deras yang mengguyur ibu kota pada Rabu (28/1/2026). Ketinggian air dilaporkan mencapai 80 sentimeter di beberapa titik di Jakarta Timur.
Berdasarkan data yang dirilis oleh Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DKI Jakarta hingga pukul 20:00 WIB, wilayah yang paling parah terdampak adalah Jakarta Timur dengan total 14 RT tergenang.
Jumlah itu mencakup 5 RT di Kelurahan Cawang, 4 RT di Kelurahan Bidara Cina, 4 RT di Kelurahan Kampung Melayu, dan 1 RT di Kelurahan Cililitan. Adapun ketinggian air bervariasi antara 30 hingga 80 cm.
Baca juga: Update Bencana Longsor Cisarua, Basarnas: 53 Body Part Diserahkan ke Tim DVI Sementara itu, di Jakarta Selatan, genangan setinggi 40 cm merendam 3 RT di Kelurahan Pejaten Timur. "Penyebabnya adalah luapan Kali Ciliwung," kata Kepala Pusat Data dan Informasi Kebencanaan BPBD DKI Jakarta Mohamad Yohan, dalam keterangan resminya, Rabu (28/1/2026).
Yohan menjelaskan, hujan deras sejak pagi hari telah menyebabkan kenaikan status di sejumlah pos pantau air. Bendung Katulampa, Pos Sunter Hulu, dan Pos Pesanggrahan sempat berada pada status Waspada/Siaga 3.
Saat ini, BPBD DKI Jakarta bersama unsur dari Dinas Sumber Daya Air (SDA), Dinas Bina Marga, dan Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (Gulkarmat) telah dikerahkan ke lokasi. Petugas gabungan melakukan penyedotan air dan memastikan tali-tali air berfungsi dengan baik untuk mempercepat surutnya genangan.
Pihak BPBD mengimbau masyarakat di wilayah terdampak untuk tetap berhati-hati dan waspada terhadap potensi genangan susulan. Dalam situasi darurat, warga dapat menghubungi layanan telepon gratis 24 jam di nomor 112.
(rca)