floating-Viral Stiker Rumahan,...
Viral Stiker Rumahan, Eks Perawat Ini Jadi Favorit Ibu Rumah Tangga
Viral Stiker Rumahan,...
Viral Stiker Rumahan, Eks Perawat Ini Jadi Favorit Ibu Rumah Tangga
Sabtu, 31 Januari 2026 - 10:18 WIB
JAKARTA - Tren usaha rumahan terus berubah mengikuti kebutuhan zaman. Setelah bertahun-tahun didominasi bisnis kuliner, kini sejumlah keluarga beralih ke ranah kreatif digital yang modalnya jauh lebih ringan. Salah satu komunitas yang ikut mendorong pergerakannya adalah Lumora Crafture, wadah pembelajaran desain dan crafting sederhana yang kini banyak diikuti ibu rumah tangga. Dari komunitas inilah nama Oppy Noormalasari muncul sebagai figur baru yang menginspirasi banyak perempuan untuk mulai berbisnis dari rumah.

Oppy memutuskan meninggalkan dunia kesehatan setelah memiliki anak. Keputusan yang semula hanya didasari alasan keluarga itu justru membawanya ke jalur baru yang tidak pernah ia bayangkan sebelumnya. Dari rumah, ia mulai membuat stiker label sederhana untuk kebutuhan sekolah hingga UMKM.

Menurut Oppy, banyak orang—khususnya para ibu—sebenarnya punya potensi besar untuk terjun ke usaha kreatif, tetapi terbentur rasa minder dan anggapan bahwa desain hanya untuk “orang jago komputer”. Oppy justru membantah mitos itu lewat pengalamannya sendiri.

“Banyak ibu rumah tangga yang memiliki potensi luar biasa namun terkendala rasa tidak percaya diri. Padahal, dengan alat yang sudah ada di rumah seperti ponsel dan printer biasa, kita sudah bisa menciptakan produk fungsional seperti stiker label nama atau stiker kemasan untuk UMKM,” ujar Oppy.

Metode yang ia ajarkan sengaja dibuat sederhana dan “gaptek friendly”. Tujuannya agar siapa pun bisa mencoba tanpa harus membeli perangkat mahal. Pendekatan ini membuat banyak tenaga pendidik dan ibu rumah tangga merasa lebih berani untuk mulai mencoba.

Reni Cahyani, guru SD dari Kepulauan Riau, mengaku mendapatkan perspektif baru. "Saya jadi lebih yakin untuk terjun ke dunia crafting. Lewat desain sederhana, saya sadar ada peluang rezeki tambahan yang bisa dikerjakan di sela waktu mengajar," ungkapnya.

Hal serupa dialami Lili, guru TK asal Jakarta Selatan. Menurutnya, membuat produk kreatif sendiri membuka ruang baru untuk menambah pendapatan keluarga. "Alhamdulillah, ini menjadi jalan rezeki untuk menambah uang jajan anak-anak melalui produk yang bermanfaat bagi orang lain," tuturnya.

Titis, seorang ibu rumah tangga sekaligus guru PAUD di Jakarta Timur, mengaku terbantu dalam hal pemasaran. "Dulu saya bingung bagaimana cara menjualnya, namun dengan pendekatan yang diajarkan Kak Oppy, saya jadi lebih berani memulai dari lingkaran terdekat terlebih dahulu," jelasnya.

Oppy menyebut stiker sebagai produk kecil yang pasarnya stabil sepanjang tahun karena permintaannya berputar cepat. Mulai dari label anak sekolah hingga branding usaha mikro, semua punya ceruk tersendiri. Ia menilai literasi digital sederhana—termasuk memakai aplikasi Canva—sudah cukup jadi bekal awal.

Kini melalui wadah Lumora Crafture, Oppy terus membagikan ilmunya kepada kelompok perempuan di berbagai daerah. “Misi saya adalah melihat lebih banyak perempuan Indonesia yang berdaya dari meja makan mereka sendiri, memanfaatkan teknologi yang ada di genggaman untuk masa depan keluarga yang lebih baik,” tutupnya.
(dra)
Baca Berita
Dengarkan Selanjutnya :
Rusak Ruko hingga Pamer...
Rusak Ruko hingga Pamer Airsoft Gun di Jakut, Selebgram Adam Deni Ditangkap Polisi
Resmi Rujuk, Pihak Clara...
Resmi Rujuk, Pihak Clara Shinta Sebut Ada Konsekuensi Jika Suami Langgar Perjanjian Damai
Kasus Penipuan Hanania...
Kasus Penipuan Hanania Travel, Polda Metro Periksa 70 Saksi
Keanu Angelo Dicecar...
Keanu Angelo Dicecar 28 Pertanyaan Terkait Kasus Dugaan Penipuan Hanania Travel
Insiden di Blok M, Kuasa...
Insiden di Blok M, Kuasa Hukum Selebgram MIA Beri Klarifikasi