SENTUL - Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menanggapi santai pelemahan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) yang kembali terkoreksi hingga sekitar 5% pada perdagangan Senin (2/2) hari ini. Menurut dia, penurunan tersebut merupakan dinamika pasar yang bersifat sementara.
"Biar aja sih, abis naik turun-naik turun tuh, kan ada pergantian baru lagi kan? Pergantian ketua OJK-nya, mungkin market masih menunggu. Ini kan masih sementara kan, siapa ketua OJK-nya, mungkin masih menunggu ketidakpastian itu," ujar Purbaya di Sentul, Senin (2/2/2026).
Baca Juga: IHSG Masih Babak Belur, Siang Ini Jatuh 5,31% ke 7.887 Purbaya menjelaskan, pelaku pasar saat ini masih menanti kepastian kepemimpinan definitif di Otoritas Jasa Keuangan (OJK). Ketidakpastian tersebut dinilai turut memengaruhi sentimen pasar saham dalam jangka pendek.
Meski IHSG terkoreksi tajam, Purbaya justru memandang kondisi tersebut sebagai peluang investasi. Ia menilai fundamental ekonomi Indonesia masih solid dan berpotensi terus membaik ke depan. "Tapi harusnya kalau saya sih, saya akan serok (dari) bawah, kenapa? Fondasi ekonominya masih bagus, nggak ada berubah, dan akan membaik terus ke depan," imbuhnya.
Untuk memberikan kepastian kepada pasar, Purbaya menyampaikan bahwa pemerintah telah memulai proses pembentukan Panitia Seleksi (Pansel) pimpinan OJK pada hari ini. Pemerintah menargetkan Ketua Dewan Komisioner OJK definitif dapat ditetapkan dalam waktu satu hingga dua minggu ke depan.
"Ada (Pansel), udah kita mulai. Kita mulai prosesnya hari ini... Kita tunjuk aja berapa orang, karena kita mau secepat seminggu-dua minggu harus ada ketua OJK baru yang definitif," tegas Purbaya.
Baca Juga: Saham-saham Rontok Berjamaah, Danantara Sebut Koreksi Alam Ia menegaskan proses seleksi tersebut berjalan independen tanpa adanya arahan atau nama titipan dari Presiden. Purbaya meyakini sentimen pasar akan segera membaik seiring kejelasan kepemimpinan OJK dan proses seleksi yang transparan.
(nng)