JAKARTA - PT Asuransi Mitra Pelindung Mustika (MPMInsurance) mendorong masyarakat untuk memperkuat mitigasi risiko terhadap aset pribadi seiring dengan kondisi lingkungan yang semakin dinamis dan fluktuatif di Indonesia. Langkah ini dinilai krusial untuk menjaga nilai ekonomi aset berharga seperti hunian dan kendaraan dari ancaman bencana alam maupun ketidakpastian lainnya.
"Bagi kami, asuransi bukan hanya soal perlindungan, tetapi juga tentang pendampingan. Melalui pendekatan advisory, kami membedah risiko unik setiap nasabah dan merancang solusi proteksi yang relevan serta tepat sasaran," ujar Direktur Marketing MPMInsurance, Poppy Panca, seperti dikutip Selasa (3/2/2026).
Baca Juga: Tingkatkan Kinerja, MPMInsurance Umumkan Jajaran Direksi Baru Tantangan menjaga aset kini semakin nyata dengan adanya perubahan cuaca yang ekstrem, risiko genangan air, hingga letak geografis Indonesia yang rawan gempa bumi dan kebakaran. Tanpa perlindungan yang tepat, kendaraan yang dimiliki oleh sekitar 85% masyarakat Indonesia serta bangunan tempat tinggal menjadi aset yang paling rentan terdampak secara finansial saat situasi sulit terjadi.
Sebagai solusi, anak usaha MPM Group ini menyediakan Asuransi Harta Benda (Property) dan Asuransi Kendaraan. Produk properti mencakup jaminan Property All Risks hingga perlindungan khusus gempa bumi dan tsunami, sementara asuransi kendaraan menawarkan opsi komprehensif yang dapat diperluas untuk jaminan banjir serta tanggung jawab hukum pihak ketiga.
Baca Juga: Agen Tumbuh 11 Persen, MPM Insurance Catatkan Kinerja Positif di 2024 Guna memudahkan akses nasabah, perusahaan menghadirkan platform omnichannel seperti WhatsApp Business dan fitur kalkulator simulasi premi online pada situs resminya. Inovasi digital ini memungkinkan pelaku usaha maupun individu menghitung estimasi biaya premi secara transparan dan cepat, memperpendek proses birokrasi tanpa harus menunggu bantuan tim penjualan secara manual.
Kredibilitas perusahaan dalam mengelola risiko juga mendapat pengakuan internasional melalui rating 'A+(idn)' dengan Outlook Stabil dari Fitch Ratings pada Desember 2025. Peringkat ini menegaskan kemampuan finansial yang kuat dalam memenuhi kewajiban kepada pemegang polis, didukung oleh rasio Risk Based Capital (RBC) sebesar 322% per September 2025, jauh di atas ketentuan regulator.
(nng)