JAKARTA - PT Bank Central Asia Tbk (BCA) kembali mencatatkan prestasi di tingkat internasional melalui Desa Wisata Kampung Prai Ijing (Tebara), Sumba Barat, Nusa Tenggara Timur. Desa binaan BCA tersebut meraih ASEAN Tourism Sustainable Awards kategori Rural Product pada ajang ASEAN Tourism Awards (ATA) 2026.
"Bakti BCA, melalui program UMKM dan Desa Bakti BCA, berkomitmen untuk semakin mendorong usaha komunitas masyarakat desa dan UMKM untuk terus berkembang sehingga dapat memajukan perekonomian dan kesejahteraan masyarakat setempat," kata EVP Corporate Communication & Social Responsibility BCA, Hera F. Haryn, dalam keterangan tertulis, Rabu (4/2/2026).
Baca Juga: Cara Registrasi BCA Expoversary 2026: Panduan untuk Nasabah Penghargaan tersebut menegaskan kontribusi BCA dalam mendorong pengembangan usaha komunitas desa dan UMKM yang berkelanjutan melalui program Desa Bakti BCA. Pencapaian Kampung Prai Ijing sekaligus menunjukkan potensi desa wisata Indonesia di kancah internasional.
Desa Wisata Kampung Prai Ijing dikenal dengan arsitektur rumah adat khas Sumba serta kepercayaan Marapu yang masih dijaga hingga kini. Selain itu, tradisi tenun Sumba menjadi daya tarik utama bagi wisatawan domestik maupun mancanegara.
Kegiatan menenun tidak hanya menjadi atraksi budaya, tetapi juga penggerak ekonomi lokal melalui penjualan berbagai produk tenun kepada pengunjung. Keunikan inilah yang mengantarkan Prai Ijing meraih apresiasi internasional dalam kategori produk pedesaan berkelanjutan.
ASEAN Tourism Awards merupakan ajang penghargaan bagi pelaku pariwisata di negara-negara ASEAN. ATA 2026 digelar di Cebu, Filipina, sebagai bagian dari rangkaian ASEAN Tourism Forum yang bertujuan mempromosikan kawasan ASEAN sebagai destinasi wisata unggulan.
Baca Juga: Bakti BCA Raih 4 Penghargaan dari OJK, Bukti Konsistensi Edukasi Literasi Keuangan Melalui program UMKM dan Desa Bakti BCA, perseroan memberikan pendampingan menyeluruh kepada 28 desa binaan yang tersebar di berbagai wilayah Indonesia. Program tersebut berfokus pada peningkatan kapasitas sumber daya manusia serta perluasan akses pasar.
BCA berharap keberhasilan Desa Wisata Kampung Prai Ijing dapat menjadi inspirasi bagi desa wisata lain di Indonesia dalam mengembangkan destinasi pariwisata yang berkualitas, berkelanjutan, dan berdaya saing global.
(nng)