floating-Si-Muli Percepat Transformasi...
Si-Muli Percepat Transformasi Pengadaan Digital di Lampung Selatan
Si-Muli Percepat Transformasi...
Si-Muli Percepat Transformasi Pengadaan Digital di Lampung Selatan
Senin, 09 Februari 2026 - 11:40 WIB
JAKARTA - Pemerintah Kabupaten Lampung Selatan mempercepat transformasi digital dalam proses pengadaan barang dan jasa melalui optimalisasi program Si-Muli (Sistem Informasi Market Ulun Lampung Asli). Langkah strategis ini bertujuan membangun ekosistem pengadaan yang transparan, akuntabel, dan inklusif dengan memberikan prioritas utama bagi pelaku usaha lokal serta UMKM di wilayah tersebut.

Program ini mengintegrasikan seluruh proses pengadaan ke dalam satu platform digital, mulai dari tahap pemesanan hingga pembayaran, guna memastikan tata kelola keuangan daerah yang lebih modern. Kehadiran Si-Muli diharapkan dapat memangkas birokrasi yang kompleks dan memberikan kepastian usaha bagi para penyedia jasa lokal dalam mengakses belanja pemerintah.

"Si-Muli bukan sekadar sebuah sistem, melainkan ekosistem digital yang mengintegrasikan pemasaran dan inovasi, agar produk lokal Lampung Selatan tidak lagi dipandang sebelah mata dan dapat dikelola secara profesional dalam pengadaan barang dan jasa pemerintah," ujar Bupati Lampung Selatan, Radityo Egi Pratama dalam keterangannya, Senin (9/2/2026).

Baca Juga: Mbizmarket Dorong Daerah Transformasi Pengadaan Digital

Direktur Utama Perseroda Lampung Selatan Maju, Baiquini Aka Sanjaya, menambahkan pengembangan platform ini sejalan dengan rekomendasi pemanfaatan e-commerce dalam pengadaan publik. Melalui Si-Muli, Perseroda mendorong belanja pemerintah yang lebih terdokumentasi dan mudah diawasi oleh pihak terkait, sehingga meminimalisir potensi penyimpangan dalam proses pengadaan barang dan jasa.

Sejalan dengan regulasi LKPP RI, sistem ini mewajibkan proses negosiasi digital untuk setiap transaksi pengadaan di atas Rp50 juta yang seluruh rekam jejaknya tersimpan secara otomatis. Kepala Bagian Pengadaan Barang/Jasa Setda Kabupaten Lampung Selatan, Gunawan Juarsyah, menegaskan bahwa inovasi yang digagas oleh BUMD ini merupakan simbol kolaborasi untuk meningkatkan kapasitas keuangan daerah sekaligus memperkuat ekosistem usaha yang berkelanjutan.

Dukungan teknis juga datang dari mitra platform, di mana VP of Mbizmarket, Ade Kurniawan, menjelaskan sistem ini memberikan kepastian pembayaran bagi para pelaku UMKM. Seluruh transaksi telah didukung oleh sistem pembayaran daring yang bekerja sama dengan BPD Lampung dan Finnet Telkom menggunakan Kode Billing, yang menjamin dana diterima penyedia paling lambat tiga hari setelah serah terima barang.

Baca Juga: Pemkab Pringsewu Gandeng Mbizmarket Digitalisasi Pengadaan Barang dan Jasa

Integrasi ini memungkinkan Pejabat Pengadaan, Pejabat Pembuat Komitmen (PPK), hingga Bendahara beroperasi dalam satu alur kerja digital yang utuh dan sinkron. Hal ini tidak hanya mempercepat proses administratif di tingkat perangkat daerah, tetapi juga memberikan perlindungan hukum dan transparansi bagi semua pihak yang terlibat dalam rantai pasok pemerintah.

Melalui penguatan program Si-Muli, Pemerintah Kabupaten Lampung Selatan menegaskan komitmennya untuk menciptakan kolaborasi lintas sektor yang efisien dan berkelanjutan. Dengan platform ini, produk unggulan "Ulun Lampung" kini memiliki ruang resmi untuk bertumbuh dan menjadi pilar utama dalam menggerakkan roda perekonomian daerah melalui belanja pemerintah yang berintegritas.
(nng)
Baca Berita
Dengarkan Selanjutnya :
KPK Sita Dokumen Pengadaan...
KPK Sita Dokumen Pengadaan saat Geledah Kantor dan Rumah Dinas Bupati Muara Enim
Mensos Nonaktifkan Dua...
Mensos Nonaktifkan Dua Pejabat terkait Pengadaan Sepatu Sekolah Rakyat
Pemprov Jatim Dorong...
Pemprov Jatim Dorong Percepatan Digitalisasi Pengadaan Barang dan Jasa
Wujudkan Transparansi,...
Wujudkan Transparansi, Polda Babel Rancang Sistem Pengawasan Terintegrasi PBJ
Pemkab Kulon Progo Konsisten...
Pemkab Kulon Progo Konsisten Dukung Digitalisasi Pengadaan Barang dan Jasa