floating-Inovasi Teknologi Kedokteran...
Inovasi Teknologi Kedokteran Gigi, Perawatan Semakin Berkualitas
Inovasi Teknologi Kedokteran...
Inovasi Teknologi Kedokteran Gigi, Perawatan Semakin Berkualitas
Jum'at, 13 Februari 2026 - 18:47 WIB
JAKARTA - Perkembangan teknologi di dunia kedokteran gigi telah membawa perubahan besar. Jika sebelumnya perawatan gigi identik dengan rasa tidak nyaman dan proses yang lama, kini berbagai inovasi membuat perawatan menjadi lebih cepat, presisi, minim nyeri, dan estetis.

Teknologi kesehatan gigi dan mulut terus berkembang untuk meningkatkan kualitas diagnosis, efektivitas perawatan, serta kenyamanan pasien. Teknologi Mahatta yang diperkenalkan Cobra Dental hadir bukan sekadar sebagai penyedia perangkat medis, melainkan sebagai manifestasi dari nilai-nilai luhur yang berupaya menjawab tantangan dunia kedokteran gigi modern melalui perpaduan teknologi terkini dan standar medis internasional.

Dengan mengedepankan filosofi Quiet Precision, Trusted Care, Mahatta memilih untuk fokus pada presisi yang konsisten dan integritas dalam tanggung jawab. Keselamatan diposisikan sebagai fondasi utama dalam setiap keputusan desain dan produksi, di mana setiap detail teknis memiliki tujuan klinis yang jelas untuk mendukung performa jangka panjang.

Dengan komitmen terhadap mutu yang sejalan dengan regulasi dan praktik klinis terbaik, Mahatta menjadi representasi dari janji untuk menghadirkan alat kedokteran gigi yang berkelas dan bermakna bagi masyarakat.

Adrian Susanto selaku CEO Cobra Dental Indonesia mengatakan bahwa Mahatta merupakan momen bersejarah yang merupakan wujud nyata komitmen perusahaan yang telah berdiri sejak 1980 untuk terus berkontribusi pada kemajuan teknologi kedokteran gigi.

“Kami hadir sebagai solusi yang memadukan inovasi teknologi dengan kualitas terbaik guna mendukung profesionalisme para dokter gigi di Indonesia," kata Adrian.

“Saya percaya bahwa kemajuan teknologi harus bersifat inklusif dan memberikan dampak nyata bagi pelayanan pasien, sehingga misi utama Mahatta adalah merancang alat yang konsisten dalam mendukung para profesional memberikan perawatan berkualitas tinggi demi masa depan kedokteran gigi Indonesia yang lebih gemilang," tuturnya lagi.

Nama Mahatta sendiri berakar dari bahasa Sanskerta, "Mahat", yang mengandung makna agung, besar, dan mulia, Mahatta lahir dengan keyakinan bahwa perangkat medis adalah instrumen kepercayaan, Mahatta memposisikan setiap produknya sebagai alat yang memberikan rasa aman bagi para profesional dalam menjalankan praktik klinisnya. Kehadirannyq di industri dalam negeri bertujuan untuk menjembatani nilai-nilai lokal dengan standar global, membuktikan bahwa produk asal Indonesia mampu bersaing dan dihormati di kancah internasional melalui keamanan dan keandalannya.

“Ini memberi pelayanan yang komprehensif untuk mendukung ekosistem kedokteran gigi yang berkelanjutan. Portofolio produk yang dihadirkan mencakup unit dental dan perangkat digital, teknologi pencitraan (imaging), peralatan kebersihan, hingga instrumen spesifik seperti ortodonti, handpiece, serta berbagai jenis burs,” ujar Adrian.

“Seluruh solusi yang ditawarkan dirancang dengan ketelitian tinggi dan disiplin proses yang ketat, memastikan setiap alat bekerja dengan tenang, akurat, dan dapat diandalkan bahkan dalam kondisi medis yang paling menuntut sekalipun. Mahatta tidak hanya mengejar inovasi sesaat, melainkan fokus pada penyediaan sistem yang mendukung praktik kedokteran gigi yang bertanggung jawab bagi masa depan," ucap dia lagi.
(dra)
Baca Berita
Dengarkan Selanjutnya :
Poltekkes Kemenkes Jakarta...
Poltekkes Kemenkes Jakarta II Gandeng Daegu Health College, Resmikan Dental Work Station Modern
Ladokgi TNI AL RE Martadinata...
Ladokgi TNI AL RE Martadinata Dorong Dokter Gigi Terapkan Nilai-nilai Prima
Kisah Tiara, Sukses...
Kisah Tiara, Sukses Raih Gelar Sarjana Kedokteran Gigi UGM di Usia 20 Tahun
Praktik Kedokteran Gigi...
Praktik Kedokteran Gigi Urban Kian Digital dan Berorientasi pada Pasien
Cerita Christopher,...
Cerita Christopher, Jadi Dokter Gigi Spesialis di Usia 28 Tahun dan Lulusan Termuda UGM