Media Malaysia, My News Hub, menuding Ketua Umum PSSI,
Erick Thohir , sebagai dalang utama pelaporan Asosiasi Sepak Bola Malaysia (FAM) kepada Federasi Sepak Bola Dunia (FIFA) terkait dengan pemalsuan dokumen tujuh pemain naturalisasi.
Seperti diketahui, FAM terkena sanksi FIFA setelah kedapatan memalsukan dokumen tujuh pemain naturalisasi. Asosiasi Sepak Bola Malaysia itu sempat mengajukan banding, membantah melakukan pemalsuan dokumen dengan sengaja.
Namun, FIFA akhirnya tetap menjatuhkan sanksi kepada FAM berupa denda dan hukuman larangan main kepada tujuh pemain itu selama 12 bulan. Belakangan, sanksi tersebut ditangguhkan.
Baca Juga: Erick Thohir Bertemu Presiden FIFA Gianni Infantino di Qatar, Bahas Apa? Setelah jatuhnya sanksi, tersebar rumor bahwa Erick Thohir dalang utama pelaporan FAM ke FIFA. Namun, sumber My News Hub yang tak disebutkan namanya mengklaim Erick membayar orang suruhan dari Vietnam untuk melakukan pelaporan kepada FIFA.
"Dia (Erick Thohir) meminta dan mengirim orang untuk mengajukan pengaduan, sementara secara tidak langsung mencari dan mengirimkan dokumen kepada orang-orang di dalam FIFA," kata sumber tersebut, dikutip dari
My News Hub, Minggu (15/2/2026).
"Vietnam mengajukan pengaduan, tetapi dokumen-dokumen itu berasal dari orang-orang suruhan Erick Thohir," tutur sumber itu.
Perihal tudingan ini, Erick belum bereaksi. Pada September 2025 silam, mantan pemilik Inter Milan itu pernah membantah keterlibatannya dengan skandal dokumen palsu pemain naturalisasi Malaysia.
“Kita tidak intervensi, tidak ikut campur isu-isu negara lain. Kami sendiri dari Kemenpora atau saya pribadi, kita tentu harus menghargai semua negara di Asia Tenggara ketika ingin olahraganya maju. Kita harus hargai,” ujar Erick.
“Dan kita tidak ikut campur dengan politik atau kebijakan masing-masing negara. Tapi mohon maaf kalau kami di Indonesia ingin olahraganya maju. Ingin sepak bolanya bagus, ingin bulutangkisnya bagus, pencak silatnya mendunia, olahraga-olahraga kita ingin maju, ya kita harus lakukan itu,” tegasnya.
(sto)