floating-Bakamla Akui Perlu Jet...
Bakamla Akui Perlu Jet Canggih untuk Pantau Perairan: Kecepatan Informasi Dibutuhkan
Bakamla Akui Perlu Jet...
Bakamla Akui Perlu Jet Canggih untuk Pantau Perairan: Kecepatan Informasi Dibutuhkan
Kamis, 19 Februari 2026 - 22:14 WIB
JAKARTA - Badan Keamanan Laut ( Bakamla ) RI mengakui membutuhkan aircraft modern untuk menjalankan tugas keamanan dan keselamatan maritim Indonesia. Kehadiran jet canggih ini menurutnya penting mengingat luasnya wilayah perairan di Indonesia.

Deputi Bidang Operasi dan Latihan Bakamla, Laksamana Muda Eko Wahjono menjelaskan sejauh ini Bakamla baru memiliki alutsista udara dengan menggunakan baling-baling. Ia pun menyinggung alutsista Japan Coast Guard yang sudah menggunakan jet Gulfstream V dalam menjalankan fungsinya.

"Kita ini membutuhkan peralatan modern. Selama ini nanti ke depan kita juga akan mendapatkan MPA Aircraft CN-219 dari PTDI Tetapi dia pakai rotary (baling-baling). Lah kalau ini (Japan Coast Guard) jet. Ini lebih canggih," ujar Eko, Kamis (19/2/2026).

Baca juga: Japan Coast Guard Pinjamkan Jet Canggih untuk Latihan Personel Bakamla Pantau Perairan Jakarta

Kehadiran alutsista modern ini, menurut Eko, bisa membantu signifikan pemantauan kejadian hingga pengumpulan informasi di lapangan. Eko menambahkan hal ini akan dengan sendirinya membantu tugas dan fungsi Bakamla.

"Karena gini, bahwa fungsi dari Bakamla selain keamanan dan keselamatan. Terutama untuk keselamatan. Jadi kecepatan yang sangat akurat," tutur Eko.

Lihat video: Bakamla RI Tegaskan Peran Garda Terdepan Keamanan Laut pada Hut Ke-80

Eko mencontohkan apabila ada suatu kejahatan atau sebuah peristiwa maka pesawat canggih ini bisa langsung diterjunkan. Harapannya, pemantauan dari udara ini bisa memberikan data lapangan terakurat.

"Ini misalnya ada permasalahan di lapangan, ini kita terbangkan dengan cepat mendapatkan data. Di situ dia segera melaporkan bahwa kapal yang mengalami permasalahan darurat itu di posisi sekian sekian sekian. Sehingga segera kita umumkan kepada seluruh pengguna laut yang ada di situ yang mendekat agar segera mendekat. Ini fungsinya," tambah Eko.

"Jadi nanti mengintegrasikan mulai surveillance system dari udara, laut, dan dari Pusat Komando Kendali yang punya Bakamla," tandas dia.

(Jonathan Simanjuntak).
(cip)
Baca Berita
Dengarkan Selanjutnya :
AS Berencana Bangun...
AS Berencana Bangun Persediaan Senjata Siap Tempur di Australia
Pendaftaran Program...
Pendaftaran Program Magang ke Jepang Dibuka Kemnaker, Begini Caranya
Suvenir Kapal Perang...
Suvenir Kapal Perang Mikasa dari Menhan Jepang untuk Presiden Prabowo
Menhan Jepang Temui...
Menhan Jepang Temui Presiden Prabowo di Kertanegara, Penguatan Kerja Sama Pertahanan Dibahas
16 Seniman Kontemporer...
16 Seniman Kontemporer Indonesia Boyong Skena Seni Jakarta ke Jepang