Petinju Amerika Serikat,
Ryan Garcia , akhirnya meraih sabuk juara dunia kelas welter versi WBC setelah tampil dominan mengalahkan Mario Barrios dalam duel di Las Vegas, Minggu (23/2/2026) waktu setempat.
Pertarungan baru berjalan beberapa detik ketika Garcia langsung menjatuhkan Barrios lewat pukulan cepatnya. Momen itu menjadi penentu arah laga, karena setelahnya Garcia mampu mengontrol duel dengan kombinasi pukulan tajam dan permainan yang disiplin.
Baca Juga: Naoya Inoue Sabet Boxer of the Year untuk Ke-9 Kali, Tantang Nakatani di 2026 Sepanjang pertarungan, petinju berusia 27 tahun tersebut tampil tenang dan tak terburu-buru. Dengan keunggulan poin yang cukup jauh, Garcia memilih pendekatan lebih aman di ronde-ronde akhir demi mengunci kemenangan mutlak.
Ketiga juri memberikan skor telak 119-108, 120-107, dan 118-109 untuk Garcia.
Kemenangan ini terasa spesial bagi Garcia yang akhirnya menggapai impian masa kecilnya menjadi juara dunia. Ia mengaku pencapaian tersebut telah lama ia nantikan sejak masih anak-anak.
Usai laga, Garcia langsung mengalihkan fokus ke target berikutnya. Ia menantang juara WBO kelas super ringan, Shakur Stevenson, sebagai calon lawan selanjutnya.
Di sisi lain, kekalahan ini menambah catatan kurang memuaskan bagi Barrios, yang sebelumnya juga gagal tampil meyakinkan saat hanya meraih hasil imbang mayoritas melawan Manny Pacquiao pada Juli lalu.
Kemenangan Garcia sekaligus menutup periode sulit dalam kariernya, yang sempat diwarnai sanksi, denda, dan berbagai kontroversi di luar ring. Kini, ia kembali ke jalur juara dan membuka lembaran baru sebagai salah satu raja di divisi welter.
Pada partai pendamping utama, Gary Antuanne Russell sukses mempertahankan gelarnya setelah mengalahkan Andy Hiraoka.
(sto)