floating-Cegah Jadi Tempat Asusila,...
Cegah Jadi Tempat Asusila, Pengawasan Taman di Jakarta Bakal Diperketat
Cegah Jadi Tempat Asusila,...
Cegah Jadi Tempat Asusila, Pengawasan Taman di Jakarta Bakal Diperketat
Sabtu, 28 Februari 2026 - 20:57 WIB
JAKARTA - Gubernur Jakarta Pramono Anung bakal memperketat pengawasan taman-taman yang ada di Jakarta guna mengantisipasi dijadikan sebagai tempat asusila. Hal itu menyusul temuan dugaan asusila yang terjadi di Taman Kota kawasan Cawang, Jakarta Timur.

"Ya kalau memang itu betul informasinya, saya segera tindak lanjuti. Saya akan meminta pada Satpol PP untuk membersihkan," ujar Pramono usai Safari Ramadan di Pondok Pesantren Al Hamid Putra, Kecamatan Cipayung, Jakarta Timur pada Sabtu (28/2/2026).

Baca juga: Taman Semanggi Direvitalisasi, Anggaran Rp134 Miliar Tak Pakai APBD

Menurut Pramono, ruang publik di Jakarta harus aman dan sesuai dengan fungsinya. Maka itu, Pramono meminta Satpol PP untuk menindaklanjuti temuan dugaan asusila Taman Kota kawasan Cawang, Jakarta Timur. "Jakarta enggak boleh ada ruang tempat-tempat seperti itu," tuturnya.

Lihat video: Gubernur Pramono Anung Resmikan Taman Bugar di Kebon Jeruk, Jakbar Sindo Malam



Pramono menambahkan, penertiban akan dilakukan di seluruh taman di Jakarta, termasuk yang beroperasi 24 jam. Pemprov Jakarta pun akan memperketat pengawasan, salah satunya dengan memasang dan memperbanyak CCTV di berbagai lokasi kawasan Taman di Jakarta. "Semuanya akan kami perlakuan ya. Termasuk nanti kami akan pasang CCTV untuk itu," katanya.
(cip)
Baca Berita
Dengarkan Selanjutnya :
Pemprov DKI Jakarta...
Pemprov DKI Jakarta Bersama Ewindo Perkuat Pengembangan Pertanian Perkotaan
Diresmikan Pramono dan...
Diresmikan Pramono dan Dudy, Stasiun JIS Resmi Beroperasi
BTS Pilih Konser di...
BTS Pilih Konser di GBK Ketimbang JIS, Pramono: Yang Penting Pajaknya Masuk Jakarta
Gelar Upacara HUT ke-499...
Gelar Upacara HUT ke-499 di Monas, Pemprov DKI Jakarta Tampilkan Tarian dan Defile OPD
Meriahkan HUT ke-499...
Meriahkan HUT ke-499 Jakarta, 2.000 Anak Ikuti Khitanan Massal Gratis