floating-2 Drone Iran Hantam...
2 Drone Iran Hantam Kedutaan AS di Arab Saudi, Sistem Pertahanan THAAD dan Patriot Kebobolan?
2 Drone Iran Hantam...
2 Drone Iran Hantam Kedutaan AS di Arab Saudi, Sistem Pertahanan THAAD dan Patriot Kebobolan?
Selasa, 03 Maret 2026 - 09:17 WIB
RIYADH - Kedutaan Besar Amerika Serikat (AS) di Riyadh, Arab Saudi, telah dihantam oleh dua drone Iran pada Selasa (3/3/2026). Padahal, sistem pertahanan Terminal High Altitude Area Defense (THAAD) dan Patriot sudah jauh hari disiagakan sebagai pelindung.

Kementerian Pertahanan Kerajaan Arab Saudi mengatakan serangan dua drone Iran mengakibatkan kebakaran terbatas dan beberapa kerusakan material.

Baca Juga: Perang Meluas, Qatar Tembak Jatuh 2 Jet Tempur Su-24 Iran

Insiden ini terjadi di tengah gelombang serangan rudal dan drone Iran yang sedang berlangsung terhadap negara-negara Teluk yang menjadi tuan rumah pangkalan militer AS. Teheran menyatakan serangan terhadap negara-negara Teluk sebagai pembalasan atas serangan AS dan Israel terhadap Iran sejak Sabtu pekan lalu.

Ledakan keras terdengar dan kobaran api terlihat di Kedutaan Besar AS di Riyadh, menurut tiga orang yang mengetahui insiden tersebut, dengan satu orang mengatakan kebakaran yang terjadi relatif kecil.

Asap hitam terlihat mengepul di atas Kawasan Diplomatik Riyadh, yang menampung misi asing. Tidak ada laporan cedera, kata dua orang yang mengetahui insiden ini, mengingat gedung itu kosong pada dini hari.

Kedutaan AS mengeluarkan pemberitahuan "berlindung di tempat" pada Selasa pagi untuk warga negara AS di Riyadh, Jeddah, dan Dhahran, dan merekomendasikan agar mereka menghindari kedutaan sampai pemberitahuan lebih lanjut karena serangan terhadap fasilitas tersebut.

Juru bicara kedutaan tidak segera menanggapi permintaan komentar, begitu pula kantor media pemerintah Arab Saudi.

Sementara itu, Presiden AS Donald Trump mengatakan bahwa pembalasan AS atas serangan terhadap Kedutaan Amerika di Riyadh dan anggota militer yang tewas akan segera diungkapkan. Dia menambahkan bahwa dirinya tidak berpikir pengerahan pasukan darat ke Iran akan diperlukan.

“Anda akan segera mengetahui apa pembalasan atas serangan terhadap Kedutaan Besar AS di Riyadh dan atas anggota militer AS yang tewas,” tulis koresponden News Nation, Kellie Meyer, di X, mengutip komentar Trump.

“Dia juga mengatakan kepada saya bahwa dia tidak berpikir pengerahan pasukan darat akan diperlukan," lanjut Meyer.
(mas)
Baca Berita
Dengarkan Selanjutnya :
Siapa Bagher Ghalibaf?...
Siapa Bagher Ghalibaf? Negosiator Iran dan Tangan Kanan Mojtaba yang Mampu Menundukkan AS
Wanita Ini Dihujat karena...
Wanita Ini Dihujat karena Sebut Islam Organisasi Teroris, Sekarang Malah Dapat Donasi Rp2,5 Miliar
Trump Ancam Tak Tolong...
Trump Ancam Tak Tolong Negara-negara NATO karena Tolak Bantu AS Melawan Iran
Aktivis Zionis: 15 Tahun...
Aktivis Zionis: 15 Tahun Lagi, Israel Akan Perang dengan Mesir
80 Juta Barel Minyak...
80 Juta Barel Minyak Siap Tumpah ke Pasar Dunia, 40 Kapal Tanker Antre Keluar dari Selat Hormuz