floating-Stimulus Lebaran 2026:...
Stimulus Lebaran 2026: Anggaran THR ASN Naik Jadi Rp55 Triliun dan Bonus Ojol Rp220 M
Stimulus Lebaran 2026:...
Stimulus Lebaran 2026: Anggaran THR ASN Naik Jadi Rp55 Triliun dan Bonus Ojol Rp220 M
Selasa, 03 Maret 2026 - 12:02 WIB
JAKARTA - Anggaran Tunjangan Hari Raya ( THR ) bagi Aparatur Sipil Negara (ASN), TNI, dan Polri pada tahun 2026 mencapai Rp55 triliun, meningkat dibandingkan tahun lalu yang sebesar Rp49 triliun. Pemerintah resmi mengumumkan rangkaian paket stimulus ekonomi lanjutan menyambut Hari Besar Keagamaan Nasional (HBKN) Idulfitri 1447 H atau Lebaran 2026.

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto menegaskan, bahwa langkah ini bertujuan untuk menjaga daya beli masyarakat dan mendorong konsumsi nasional secara signifikan. Baca Juga: THR Cair H-14 Lebaran dan BHR Ojol, Menaker Konsultasi ke Presiden

THR ASN tahun 2026 yang akan disalurkan kepada 2,4 juta ASN Pusat, TNI, Polri dengan total Rp22,2 triliun. Kemudian 4,3 juta ASN Daerah total Rp20,2 triliun. Kemudian 3,8 juta pensiunan totalnya Rp12,7 triliun,” ujar Menko Airlangga dalam Konferensi Pers Terkait Kebijakan THR, BHR, dan Stimulus Ekonomi Idulfitri, di Kantor Kemenko Perekonomian, Selasa (3/3/2026).

Pemerintah memastikan komponen THR dibayarkan 100% penuh, mencakup gaji pokok, tunjangan keluarga, pangan, jabatan, hingga tunjangan kinerja. Proses pencairan sendiri telah dimulai secara bertahap sejak 26 Februari 2026.

Airlangga juga mengingatkan bahwa THR ini berbeda dengan Gaji ke-13 yang dijadwalkan cair pada Juni mendatang. Untuk sektor swasta, pemerintah menegaskan kewajiban pembayaran THR secara penuh tanpa dicicil, paling lambat H-7 Lebaran.

Berdasarkan data BPJS Ketenagakerjaan, terdapat sekitar 26,5 juta pekerja penerima upah dengan estimasi total nilai THR mencapai Rp124 triliun. “Ini diharapkan bisa mendorong konsumsi nasional secara signifikan,” tambah Airlangga.

Baca Juga: THR Karyawan Swasta Wajib Cair H-7 Lebaran, PNS Duluan



Salah satu poin penting dalam stimulus tahun ini adalah komitmen kuat para aplikator transportasi daring untuk memberikan Bonus Hari Raya (BHR) kepada para mitra pengemudi. Total nilai BHR untuk ojek online (ojol) tahun ini melonjak dua kali lipat menjadi Rp220 miliar untuk sekitar 850.000 mitra.

Adapun GoTo & Grab masing-masing mengalokasikan Rp100–110 miliar (naik dari Rp50 miliar tahun lalu). Untuk Maxim memberikan BHR kepada 51.000 mitra (melonjak dari 1.000 mitra tahun lalu). Kemudian Indrive memberikan bonus kepada sekitar 500-an mitra.

Setiap mitra penerima dijadwalkan mendapatkan masing-masing Rp400.000 yang disalurkan paling lambat H-7 sebelum Idulfitri.
(akr)
Baca Berita
Dengarkan Selanjutnya :
DPR Sesalkan Anggaran...
DPR Sesalkan Anggaran Komnas HAM yang Substantif Hanya 6 Persen, Sisanya Administratif
Airlangga Jadikan Catatan...
Airlangga Jadikan Catatan MSCI Sebagai Amunisi Tuntaskan Reformasi Pasar Modal
Ajukan Tambahan Anggaran...
Ajukan Tambahan Anggaran Rp762 Miliar, KPK: Kami Tidak Muluk-muluk
Menhub Minta Tambahan...
Menhub Minta Tambahan Anggaran Rp20 Triliun, Buat Apa?
Kemenhaj Ajukan Tambahan...
Kemenhaj Ajukan Tambahan Anggaran Rp1,8 Triliun untuk Tahun 2027