BANDA ACEH - Kapolda Aceh Irjen Pol Marzuki Ali Basyah menegaskan kehadiran negara dalam penanganan bencana
banjir di Aceh, seiring penyaluran bantuan pemerintah senilai Rp100,9 miliar kepada masyarakat terdampak di Kabupaten Aceh Timur. Hal itudisampaikan usai
Kapolda Aceh mendampingi Menteri Sosial Saifullah Yusuf (Gus Ipul) dan Menteri Dalam Negeri Muhammad Tito Karnavian dalam penyaluran bantuan di Pendopo Idi Rayeuk, Aceh Timur.
“Kehadiran sejumlah pejabat yang berulang kali ke Aceh menunjukkan kehadiran negara di tengah-tengah masyarakat Aceh,” kata Irjen Marzuki, Selasa (17/3/2025). Bantuan tersebut diberikan secara simbolis kepada perwakilan korban banjir bandang yang terdampak, baik korban jiwa maupun masyarakat yang mengalami kerugian materiel.
Baca juga: Jelang Idulfitri, BNPP Percepat Penanganan Pascabanjir Bandang di Aceh Dalam kegiatan tersebut, Kapolda Aceh tidak hanya hadir secara seremonial, tetapi juga memastikan proses penyaluran bantuan berjalan lancar sebagai bagian dari komitmen Polri dalam mendukung penanganan bencana dan percepatan pemulihan masyarakat.
Selain Kapolda Aceh, kegiatan ini turut dihadiri Wakil Gubernur Aceh Fadhlullah (Dek Fadh), Bupati Aceh Timur Iskandar Usman Al-Farlaky, serta Dirjen Bina Administrasi Kewilayahan Kemendagri Safrizal ZA.
Kapolda Marzuki menekankan bahwa bantuan yang disalurkan menjelang Hari Raya Idul Fitri memiliki makna penting bagi masyarakat terdampak. “Pemerintah sangat memperhatikan momen-momen yang bermakna bagi masyarakat Aceh. Sehingga menjelang lebaran langsung diturunkan bantuan,” kata jenderal bintang dua tersebut.
Baca juga: Mendikdasmen: 100 % Sekolah Terdampak Bencana di Sumatera Sudah Kembali Belajar Menurutnya, kehadiran bantuan di waktu yang tepat diharapkan mampu meringankan beban masyarakat sekaligus menghadirkan harapan baru. “Semoga dengan bantuan tersebut, masyarakat terdampak banjir dapat menyambut Idulfitri dengan baik dan penuh makna,” ujarnya.
Lebih lanjut, Kapolda Aceh menegaskan bahwa Polri terus bersinergi dengan pemerintah daerah dan seluruh pemangku kepentingan guna memastikan penanganan bencana berjalan optimal, termasuk dalam aspek distribusi bantuan.
Kapolda Marzuki mengatakan bahwa Polri bersinergi dengan pemerintah daerah dan seluruh pemangku kepentingan untuk memastikan proses penanganan bencana dan penyaluran bantuan kepada masyarakat dapat berjalan dengan baik, transparan, dan tepat sasaran.
(shf)