TEHERAN - Korps Garda Revolusi Islam Iran (IRGC) memperingatkan industri-industri yang terkait dengan Amerika Serikat (AS) di wilayah tersebut untuk mengungsi menjelang serangan. IRGC awal pekan ini mengeluarkan peringatan baru kepada pemilik industri-industri yang terkait dengan AS di wilayah tersebut.
IRGC mendesak para pekerja dan penduduk di sekitarnya untuk mengungsi menjelang kemungkinan serangan, menurut laporan Anadolu.
Dalam pernyataan, yang disiarkan kantor berita Fars, kantor humas IRGC memperingatkan apa yang mereka sebut sebagai "rezim Amerika yang kalah" untuk mengevakuasi semua industri yang terkait dengan Amerika di wilayah tersebut.
Pernyataan itu juga menyerukan kepada orang-orang yang tinggal di dekat pabrik-pabrik, di mana entitas AS memegang saham, untuk meninggalkan daerah sekitarnya guna menghindari bahaya.
"Industri-industri ini akan menjadi sasaran dalam beberapa jam mendatang," ungkap pernyataan itu.
Israel melancarkan serangan gabungan dengan AS terhadap Iran sejak 28 Februari, menewaskan lebih dari 1.200 orang hingga saat ini, termasuk Pemimpin Tertinggi saat itu, Ayatollah Ali Khamenei.
Teheran membalas dengan serangan pesawat tak berawak dan rudal yang menargetkan Israel, bersama dengan Yordania, Irak, dan negara-negara Teluk, yang menurut mereka menargetkan "aset militer AS."
Baca juga: Iran Tegaskan Selat Hormuz Terbuka untuk Semua kecuali AS dan Sekutunya (sya)