floating-Jusuf Kalla Nilai WFH...
Jusuf Kalla Nilai WFH hanya Hemat BBM untuk ASN, Tapi Efeknya Males Kerja!
Jusuf Kalla Nilai WFH...
Jusuf Kalla Nilai WFH hanya Hemat BBM untuk ASN, Tapi Efeknya Males Kerja!
Rabu, 01 April 2026 - 16:48 WIB
JAKARTA - Mantan Wakil Presiden (Wapres) Jusuf Kalla menilai penerapan Work From Home (WFH) satu hari sepekan untuk Aparatur Sipil Negara (ASN) hanya efektif bagi pegawai itu sendiri. Namun, dia menilai kebijakan itu justru akan berefek pegawai malas bekerja.

"Artinya ada efektifnya, yaitu penghematan bahan bakar bagi pegawai. Tetapi efeknya mereka tidak kerja. Itu layanan pemerintah itu besar sekali," ujar Jusuf Kalla (JK) kepada wartawan di Jakarta, Rabu (1/4/2026).

Baca juga: Mengapa WFH ASN Dipilih Hari Jumat? Ini Penjelasan Menko Perekonomian

Menurut JK, kebijakan ini akan semakin parah apabila diterapkan di sektor-sektor perusahaan. Menurut dia, efek domino akibat kebijakan ini akan turut terasa pada perekonomian.

"Apalagi kalau masih diminta pengusaha lagi, bagaimana penjualan, bagaimana produksi? Akan turun. Itu bahayanya akibatnya ini," tutur dia.

Lebih dari itu, JK menilai ancaman di tengah krisis justru harus membuat Indonesia lebih produktif. Pemerintah, tambah dia, harus mendidik agar masyarakat 'jangan beristirahat'.

Baca juga: DPR Usul WFH ASN Diterapkan Setiap Rabu: Kalau Jumat Bisa Jadi libur Panjang

"Nah, jangan kita mendidik, mengajar, memberikan budaya kalau ada masalah suruh istirahat, jangan. Ini dalam kondisi krisis ini kita harus lebih produktif, harus bekerja dengan betul. Pabrik-pabrik harus bekerja betul, pegawai atau karyawan harus bekerja dengan betul untuk mengatasi masalah ini. Jangan pulang ke rumah," tegas JK.
(shf)
Baca Berita
Dengarkan Selanjutnya :
Ketum PGRI Prihatin...
Ketum PGRI Prihatin Guru Terpecah dalam Kubu ASN, PPPK dan Honorer
Efisiensi Anggaran,...
Efisiensi Anggaran, BGN Hentikan Sementara MBG saat Libur Sekolah 22 Juni-13 Juli 2026
5 Peristiwa Politik...
5 Peristiwa Politik Pekan Ini: Said Iqbal Jadi Penasihat Presiden, Prabowo Terima JK, hingga Mahasiswa Turun ke Jalan
Pemerintah Evaluasi...
Pemerintah Evaluasi Program Prioritas, Bakom RI: Waspadai Disinformasi
Pemilik Blueray Cargo...
Pemilik Blueray Cargo Ngaku Setor Rp30 Miliar ke Dedi Congor