floating-Bea Cukai Fasilitasi...
Bea Cukai Fasilitasi Pemulangan Jenazah Prajurit TNI UNIFIL dengan Layanan Rush Handling
Bea Cukai Fasilitasi...
Bea Cukai Fasilitasi Pemulangan Jenazah Prajurit TNI UNIFIL dengan Layanan Rush Handling
Minggu, 05 April 2026 - 13:12 WIB
TANGERANG - Bea Cukai memberikan fasilitas pelayanan rush handling dalam proses pemulangan jenazah tiga prajurit TNI yang gugur saat menjalankan misi perdamaian United Nations Interim Force in Lebanon (UNIFIL) di Lebanon.

Ketiga jenazah tiba di Bandara Internasional Soekarno-Hatta, Tangerang, Sabtu, 4 April 2026 dan langsung mendapatkan penanganan cepat guna memastikan proses penghormatan dan pemulangan berjalan lancar.

Baca juga: Momen Mengharukan Prabowo Peluk dan Cium Putra Prajurit TNI yang Gugur di Lebanon

“Bea Cukai memastikan seluruh proses kepabeanan terhadap jenazah dilakukan secara cepat, tepat, dan tetap sesuai ketentuan,” ujar Kepala Subdirektorat Humas dan Penyuluhan Bea Cukai Budi Prasetiyo, Minggu (5/4/2026).

Rush handling atau pelayanan segera merupakan fasilitas dari Bea Cukai untuk mempercepat pengeluaran barang impor tertentu yang bersifat mendesak atau sensitif terhadap waktu, salah satunya adalah jenazah.

Layanan ini diatur dalam PMK Nomor 26 Tahun 2024, yang memungkinkan barang dapat segera dikeluarkan tanpa menunggu penyampaian dokumen pemberitahuan impor barang (PIB) secara lengkap di awal proses.

Menurut Budi, mekanisme ini sangat membantu dalam situasi yang membutuhkan kecepatan penanganan, seperti pemulangan jenazah dari luar negeri. Pelayanan rush handling berbeda dengan impor umum. Dalam skema ini, pemohon cukup menyampaikan permohonan rush handling beserta dokumen pelengkap pabean dan jaminan, sehingga barang dapat segera dikeluarkan.

Bea Cukai juga memastikan apabila terdapat fasilitas pembebasan bea masuk dan pajak dalam rangka impor (PDRI), maka ketentuan jaminan dapat disesuaikan. “Kami memberikan fleksibilitas sesuai regulasi, sehingga proses dapat berjalan cepat tanpa mengabaikan aspek kepatuhan,” ucapnya.

Kelancaran proses ini merupakan hasil sinergi yang baik antarinstansi. Koordinasi yang solid antara Bea Cukai, TNI, dan seluruh pihak terkait menjadi kunci dalam memastikan pemulangan jenazah berjalan dengan lancar, cepat, dan penuh penghormatan.

Setelah proses penyemayaman dan pelepasan jenazah yang langsung dihadiri Presiden Prabowo Subianto, pada pukul 19.30 WIB, jenazah diberangkatkan menuju daerah asal masing-masing menggunakan pesawat TNI AU. Bea Cukai turut memastikan proses keberangkatan berjalan tanpa hambatan melalui pelayanan dan pengawasan yang optimal.

Budi menyampaikan duka cita mendalam atas gugurnya para prajurit. “Kami turut berbelasungkawa yang sedalam-dalamnya. Semoga almarhum diberikan tempat terbaik di sisi Tuhan Yang Maha Esa, dan keluarga yang ditinggalkan diberikan kekuatan serta ketabahan,” katanya.
(jon)
Baca Berita
Dengarkan Selanjutnya :
Bea Cukai Musnahkan...
Bea Cukai Musnahkan 44 Juta Rokok Ilegal, Potensi Kerugian Negara Capai Rp32,9 Miliar
Berkas Perkara 3 Pejabat...
Berkas Perkara 3 Pejabat Bea Cukai Dilimpahkan ke Pengadilan, Segera Disidang
Bea Cukai Gagalkan Penyelundupan...
Bea Cukai Gagalkan Penyelundupan Baju Bekas Ilegal Senilai Rp37,4 Miliar
Suap Rp61,7 Miliar ke...
Suap Rp61,7 Miliar ke Pejabat Bea Cukai, Bos Blueray Cargo Dituntut 3 Tahun Penjara
Bos Blueray Cargo Jalani...
Bos Blueray Cargo Jalani Sidang Tuntutan Korupsi Bea Cukai Hari Ini