floating-Stok LPG RI Dijamin...
Stok LPG RI Dijamin Aman usai Dipasok AS dan Australia, Bahlil: Sebentar Lagi Kapalnya Masuk
Stok LPG RI Dijamin...
Stok LPG RI Dijamin Aman usai Dipasok AS dan Australia, Bahlil: Sebentar Lagi Kapalnya Masuk
Kamis, 09 April 2026 - 09:25 WIB
JAKARTA - Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Bahlil Lahadalia memastikan pasokan Liquefied Petroleum Gas (LPG) untuk kebutuhan dalam negeri dalam kondisi aman di tengah gejolak global akibat penutupan Selat Hormuz. Indonesia memperoleh suplai dari sejumlah negara di antaranya Amerika Serikat (AS) dan Australia.

Hal tersebut disampaikan oleh Bahlil yang menegaskan bahwa masa sulit terkait pasokan LPG telah terlewati dan saat ini cadangan nasional berada dalam kondisi cukup aman. “Alhamdulillah sekarang cadangan kita untuk LPG kapasitasnya sudah di atas 10 hari,” ujar Bahlil usai menghadiri Rapat Kerja Pemerintah di Istana Negara, Jakarta.

Pada kesempatan yang sama, Bahlil menjelaskan bahwa tambahan pasokan LPG akan segera tiba dalam waktu dekat. Kapal pengangkut saat ini masih dalam proses komunikasi intensif agar dapat segera masuk ke Indonesia. “Sebentar lagi kapal kita masuk,” lanjutnya.

Baca Juga: Indonesia 70% Masih Impor LPG, Bahlil Minta Masyarakat Berhemat



Pemerintah juga menegaskan bahwa pasokan LPG Indonesia tidak bergantung pada jalur Selat Hormuz, sehingga tidak terdampak langsung oleh dinamika geopolitik di kawasan tersebut. Indonesia memperoleh pasokan LPG dari berbagai negara mitra. “Kita sudah ambil dari Australia, dari Amerika dan beberapa negara lain,” kata Bahlil.

Selain itu, pemerintah memastikan kebutuhan energi nasional tetap terjaga melalui diversifikasi sumber pasokan. Untuk minyak mentah, Indonesia sebelumnya memang masih memperoleh sebagian pasokan dari kawasan Timur Tengah, namun kini telah disiapkan alternatif dari sejumlah negara lain.

Baca Juga: Prabowo Blak-blakan: Impor Energi Indonesia Setiap Tahun Capai Rp656 Triliun



“Total yang kita ambil dari Selat Hormuz untuk crude sekitar 20-25 persen. Dan kita sudah mampu mendapatkan penggantinya dari beberapa negara seperti Angola, Afrika, Nigeria, Amerika dan beberapa negara lain,” ungkap Bahlil menjelaskan.

Dengan langkah diversifikasi sumber pasokan tersebut, pemerintah optimistis ketahanan energi nasional tetap terjaga meskipun terjadi dinamika global. “Jadi kita Insyaallah sudah clear lah,” tutupnya.
(akr)
Baca Berita
Dengarkan Selanjutnya :
Ribuan Desa Belum Teraliri...
Ribuan Desa Belum Teraliri Listrik, Menteri Bahlil Siapkan Anggaran Rp10 Triliun
Di Hadapan Mahasiswa,...
Di Hadapan Mahasiswa, Dasco Telepon Nanik dan Bahlil
Harga Batu Bara buat...
Harga Batu Bara buat PLN Bakal Naik, Begini Penjelasan Bahlil
Bahlil Mengakui Pembangkit...
Bahlil Mengakui Pembangkit PLN Kekurangan Suplai Batu Bara Medium
Aturan Baru ESDM, Blending...
Aturan Baru ESDM, Blending Batu Bara Harus Dapat Restu Bahlil