floating-BPIP: Gencatan Senjata...
BPIP: Gencatan Senjata Amerika–Iran Harus Jadi Momentum Penyelesaian Konflik
BPIP: Gencatan Senjata...
BPIP: Gencatan Senjata Amerika–Iran Harus Jadi Momentum Penyelesaian Konflik
Kamis, 09 April 2026 - 20:40 WIB
JAKARTA - Badan Pembinaan Ideologi Pancasila ( BPIP ) menilai gencatan senjata antara Amerika Serikat dan Iran perlu dimanfaatkan sebagai momentum untuk mendorong penyelesaian konflik melalui jalur damai yang berlandaskan nilai kemanusiaan dan keadilan.

Dewan Pakar Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP) Bidang Strategi Hubungan Luar Negeri, Darmansjah Djumala, menilai gencatan senjata antara Amerika Serikat dan Iran masih bersifat rapuh meski patut diapresiasi sebagai langkah awal meredakan ketegangan.

“Secara substansi maupun dinamika di lapangan, kesepakatan ini masih sangat rentan. Belum bisa diharapkan menciptakan perdamaian permanen," ungkapnya, Kamis (9/4/2026).

Baca juga: Islamabad Dikunci Jelang Perundingan Iran-AS

Menurut Djumala, gencatan senjata yang berlaku selama dua minggu itu perlu dipandang sebagai momentum strategis untuk membuka ruang deeskalasi sekaligus mendorong jalur diplomasi. Namun, Djumala mengingatkan bahwa gencatan senjata yang bersifat sementara dan terbatas tetap menyimpan potensi eskalasi, mengingat kompleksitas konflik dan rendahnya tingkat kepercayaan antar pihak.

Karena itu, BPIP mendorong komunitas internasional untuk berperan aktif menjaga momentum tersebut agar tidak berubah menjadi jeda konflik semata, melainkan untuk menghentikan permusuhan demi melindungi warga sipil dan menjaga stabilitas global.

Lihat video: Nasib Gencatan Senjata Iran-AS: Terancam Batal Usai Israel Hantam Lebanon?



Djumala mengingatkan kompleksitas konflik dan rendahnya tingkat kepercayaan antara pihak-pihak yang bertikai berpotensi memicu kembali eskalasi. Sejumlah isu krusial seperti keamanan jalur pelayaran, sanksi ekonomi, dan program nuklir Iran juga dinilai dapat menjadi titik rawan. “Jika tidak dikelola serius, periode ini bisa menjadi jeda sebelum konflik yang lebih luas,” ujarnya.

Djumala menekankan pentingnya peran komunitas internasional untuk memastikan momentum tersebut dimanfaatkan secara maksimal. “Diplomasi harus menjadi jalan utama. Momentum ini harus digunakan untuk mendorong negosiasi yang konstruktif dan berorientasi jangka panjang,” kata dia.

Djumala berharap gencatan senjata tidak berhenti sebagai solusi sementara, tetapi menjadi pintu masuk menuju kesepakatan damai yang lebih komprehensif dan berlandaskan hukum internasional.
(cip)
Baca Berita
Dengarkan Selanjutnya :
BPIP Umumkan 76 Calon...
BPIP Umumkan 76 Calon Paskibraka 2026 Tingkat Pusat, Ini Nama-namanya
Janji Manis Investasi...
Janji Manis Investasi Rp5.323 Triliun di Balik Kesepakatan Damai AS-Iran
Belajar dari Iran: Tiga...
Belajar dari Iran: Tiga Pelajaran Strategis bagi Indonesia
Trump Klaim Kesepakatan...
Trump Klaim Kesepakatan Damai AS-Iran Selamatkan Dunia dari Bencana Ekonomi
Trump Klaim Tidak Ada...
Trump Klaim Tidak Ada Batasan pada Kekuasaannya