floating-Gandeng JK hingga Said...
Gandeng JK hingga Said Aqil, Din Syamsuddin Inisiasi Aliansi Global untuk Kemanusiaan
Gandeng JK hingga Said...
Gandeng JK hingga Said Aqil, Din Syamsuddin Inisiasi Aliansi Global untuk Kemanusiaan
Senin, 13 April 2026 - 16:22 WIB
JAKARTA - Center For Dialogue And Cooperation Among Civilization (CDCC) dan Global Fulcrum Of Wasatiyyat Islam menyerukan pembentukan Aliansi Global untuk kemanusiaan yang adil dan beradab. Diketahui, inisiatif ini lahir sebagai respons atas kegagalan tata dunia lama dalam mencegah perang di Timur Tengah.

Ketua Poros Dunia Wasatiyyat Islam Din Syamsuddin menyatakan inisiasi tersebut didukung oleh tokoh-tokoh besar seperti Jusuf Kalla, Said Aqil Sirojd, hingga Mahfud MD. Tujuannya, guna menjadikan Tanah Air sebagai penggerak bagi bangsa-bangsa yang merindukan keadilan.

"Kita serukan kepada dunia untuk adanya Aliansi Global Kemanusiaan yang Adil dan Beradab. Ini sila kedua dari Pancasila kita," ungkap Din Syamsuddin di kawasan Blok M, Jakarta Selatan, Senin (13/4/2026).

Menurut Din, dunia Islam harus mengambil peran kepemimpinan dalam aliansi ini demi menghentikan agresi militer di Timur Tengah. "Dunia Islam untuk tampil bersatu, berada di depan, menjadi motor, menjadi leading sector, mengajak bangsa-bangsa yang cinta perdamaian dan keadilan," tambahnya.

Baca juga: Iran Rilis Video Konfrontasi dengan Kapal Perang AS: Berbalik atau Jadi Target!

Perang yang melanda Iran dan Palestina dijadikan momentum evaluasi bagi umat Islam Indonesia untuk memberikan kesaksian kepada dunia.

"Inilah saatnya bagi umat Islam untuk memberi kesaksian kepada dunia sebagai Umat Terbaik (khaira ummah) dan Umat Tengahan (ummatan wasathan)," jelasnya mengutip poin seruan.

Lihat video: NEGOSIASI TERHENTI, IRAN TETAP PEGANG KUNCI SELAT HORMUZ



Seruan tersebut disusun dalam enam poin di mana lebih dari 50 ulama, zuama, dan cendekiawan Muslim Indonesia ikut menandatanganinya, termasuk mantan Wakil Presiden RI, Jusuf Kalla.

Rencananya, naskah seruan yang telah akan diterjemahkan ke dalam bahasa Arab dan Inggris ini akan segera dikirimkan ke berbagai markas besar organisasi dunia di New York dan Jeddah.

"Kita akan kirim ke PBB, ke berbagai pihak, mungkin ke seluruh negara anggota OKI. Jadi ini bukan hanya untuk audiens di dalam negeri Indonesia," tegas Din.
(cip)
Baca Berita
Dengarkan Selanjutnya :
Belajar dari Iran: Tiga...
Belajar dari Iran: Tiga Pelajaran Strategis bagi Indonesia
Roy Suryo dan Dokter...
Roy Suryo dan Dokter Tifa Ditahan, Din Syamsuddin Siap Jadi Penjamin
Prancis Naik Pitam!...
Prancis Naik Pitam! Siap Jegal Iran soal Tarif Tol di Selat Hormuz
Bocoran Isi Kesepakatan...
Bocoran Isi Kesepakatan AS-Iran: Barter Minyak, Aset Triliunan, hingga Senjata Nuklir
Bertemu Prabowo, JK...
Bertemu Prabowo, JK Siap Partisipasi Bangun Energi Hijau