floating-Copot Kanit Reskrim...
Copot Kanit Reskrim dan Kapolsek, Kapolda Riau Rotasi Anggota Polsek Panipahan Buntut Kerusuhan
Copot Kanit Reskrim...
Copot Kanit Reskrim dan Kapolsek, Kapolda Riau Rotasi Anggota Polsek Panipahan Buntut Kerusuhan
Selasa, 14 April 2026 - 23:08 WIB
RIAU - Kapolda Riau Irjen Pol Herry Heryawan memutuskan rotasi besar-besaran personel di Polsek Panipahan. Kebijakan itu diambil buntut kericuhan wilayah Panipahan, Kabupaten Rokan Hilir.

Sebelum melakukan rotasi, Herry telah mencopot Kanit Reskrim dan Kapolsek Panipahan sebagai bentuk tanggung jawab komando atas aksi ricuh tersebut.

“Berdasarkan hasil evaluasi dari Itwasda, Propam, serta melalui proses Wanjak yang panjang, kami melakukan penilaian secara komprehensif terhadap kinerja personel di Polsek Panipahan. Dari hasil tersebut, diputuskan akan dilakukan rotasi besar yang menyasar para kanit dan anggota yang bertugas di sana,” kata Herry, Selasa (14/4/2026).

Baca juga: Kapolda Riau Copot Kapolsek dan Kanit Reskrim Panipahan seusai Unjuk Rasa Berujung Anarki

Keputusan itu diambil sebagai bentuk penataan organisasi serta upaya korektif untuk memastikan pelayanan kepada masyarakat berjalan optimal dan responsif terhadap situasi di lapangan. Keputusan itu juga sebagai respons institusi terhadap aspirasi masyarakat Panipahan.

“Kami mendengar aspirasi masyarakat. Apa yang menjadi kegelisahan warga Panipahan menjadi perhatian serius bagi kami. Karena itu, setiap langkah yang kami ambil tidak hanya berbasis pada hasil evaluasi internal, tetapi juga sebagai bentuk tanggung jawab moral untuk menghadirkan rasa aman di tengah masyarakat,” sambung dia.

Sebagai informasi, unjuk rasa warga ini dipicu keresahan terkait maraknya dugaan peredaran narkoba di wilayah tersebut. Ratusan massa bahkan mendatangi salah satu rumah yang diduga ditempati bandar narkoba, dan berlangsung ricuh.

Lihat video: Polda Riau Gagalkan Peredaran 25 Kg Sabu dan 34.000 Pil Ekstasi



Pascakejadian itu, Polda Riau telah membentuk Satuan Tugas (Satgas) Antinarkoba. Selain itu, pihaknya juga akan mendorong pendekatan yang lebih komprehensif melalui kerja sama dengan Badan Narkotika Nasional Provinsi Riau.

“Penanganan narkoba tidak bisa dilakukan secara biasa. Kami sudah membentuk Satgas Anti Narkoba yang tidak hanya fokus pada penindakan, tetapi juga melakukan evaluasi menyeluruh terhadap kinerja internal, sehingga tidak ada ruang bagi penyimpangan,” ujarnya.

“Ke depan, Panipahan akan kita dorong menjadi kampung Bersinar. Ini bukan hanya soal penegakan hukum, tetapi juga upaya membangun ketahanan sosial masyarakat agar mampu menolak dan melawan narkoba secara kolektif,” sambungnya.

Polda Riau juga berencana menunjuk dan menggandeng duta-duta anti narkoba untuk menjadi agen perubahan di lingkungan masing-masing. Para duta anti narkoba ini akan diisi dari berbagai kalangan masyarakat, termasuk tokoh pemuda, mahasiswa, dan komunitas lokal.

“Kami ingin gerakan melawan narkoba ini tidak hanya dilakukan oleh aparat, tetapi juga menjadi gerakan bersama. Karena itu, kami akan melibatkan duta-duta anti narkoba agar pesan ini sampai langsung ke masyarakat,” pungkasnya.
(cip)
Baca Berita
Dengarkan Selanjutnya :
Frans Antoni Pengendali...
Frans Antoni Pengendali Uang Fredy Pratama Digiring ke Bareskrim usai Ditangkap di Malaysia
Kapolda Riau Gaungkan...
Kapolda Riau Gaungkan Polisi Penjaga Peradaban di Dies Natalis Ke-80 STIK Polri
Denny JA Soroti Kerusuhan...
Denny JA Soroti Kerusuhan Agustus 2025 dalam Perspektif Kelas Rentan Digital
Begal dan Curanmor,...
Begal dan Curanmor, Kasus Besar yang Diungkap Polda Riau dalam Semalam
Kembangkan Kasus Gading...
Kembangkan Kasus Gading Gajah, Polda Riau Telusuri Aliran Dana Rp1,8 Miliar