JAKARTA - Ahli Forensik Rismon Sianipar merespons langkah Mantan Wakil Presiden (Wapres) Jusuf Kalla (JK) melaporkan dirinya ke Bareskrim Polri pada Rabu (8/4/2026). Selain itu, JK juga melaporkan empat akun YouTube.
JK mengatakan laporan tersebut terkait tuduhan yang dilayangkan kepadanya bahwa dirinya mendanai Roy Suryo Cs sebesar Rp5 miliar untuk mengurus isu ijazah palsu Mantan Presiden Joko Widodo (Jokowi).
Menanggapi hal tersebut, Rismon mengaku menjadi korban artificial intelligence (AI) atas video yang dipersoalkan JK. Pasalnya, video tersebut merupakan editan kecerdasan buatan atau AI, sehingga pembuat video itulah yang harusnya bertanggung jawab atas isi video tersebut.
"Video yang beredar hasil rekayasa AI dari video saya di kanal YouTube Balige Academy. Video tersebut direkam 11 Maret 2026, sebelum saya ke Solo bertemu Pak Joko Widodo. Video yang beredar sudah dimodifikasi menggunakan AI, saya adalah korban," ujarnya kepada wartawan, Rabu (15/4/2026).
Menurutnya, video tentang JK yang disebut-sebut menjadi pendana Roy Suryo Cs dalam kasus ijazah Jokowi itu hasil rekayasa AI. "Pihak kepolisian perlu melakukan penelusuran forensik digital untuk mengetahui siapa yang pertama kali membuat dan menyebarkan. Saya tidak bertanggung jawab atas isi video hasil rekayasa tersebut," tuturnya.
Dia menerangkan, polisi harus menelusuri siapa orang yang membuat video AI tersebut dan menyebarkannya ke media sosial. Dia tidak bertanggung jawab atas video yang dipersoalkan JK tersebut lantaran bukan dia yang membuat atau mengedit video itu menggunakan AI.
Baca juga: JK Laporkan Rismon Sianipar ke Bareskrim Soal Tudingan Bayar Roy Suryo Rp5 Miliar "Karena saya sudah pastikan originalitas itu yang merupakan faktor utama dalam digital forensik. Maka, saya tidak bertanggung jawab untuk mengklarifikasi isinya, biarkanlah yang membuat itu," terangnya.
"Dalam digital forensik adalah yang paling penting adalah originalitas daripada sumbernya. Lah kalau sumbernya saja di YouTube saya tanggal 11 Maret Baligae academy, terus ya jelas saya tidak terkait apa pun, saya tidak membuat, memproduksi, apalagi mengatakan itu didalamnya," jelas Rismon lagi.
Dia meminta, polisi segera menciduk pelaku pembuatan video AI tersebut. Selama ini, dia mengaku tidak pernah berkomunikasi dengan JK, apalagi menuding JK ataupun elite politik lainnya sebagai orang yang mendanai Roy Suryo Cs karena dia hanyalah rakyat biasa.
"Segera tangkap orang yang memproduksinya. Waduh, siapalah saya bisa berkomunikasi dengan Pak JK, Pak JK adalah bapak bangsa, saya hanya rakyat jelata dalam segala macam pembicaran saya, saya tidak pernah menyebut satupun elite politik, elite bangsa ini," katanya.
(rca)