floating-Perkuat Pasokan BBM,...
Perkuat Pasokan BBM, Pertamina Patra Niaga Optimalkan Tanker Produksi Dalam Negeri
Perkuat Pasokan BBM,...
Perkuat Pasokan BBM, Pertamina Patra Niaga Optimalkan Tanker Produksi Dalam Negeri
Jum'at, 17 April 2026 - 17:11 WIB
JAKARTA - PT Pertamina Patra Niaga terus mengoptimalkan peran dua kapal tanker buatan industri maritim nasional, MT Pagerungan dan MT Pangkalan Brandan, untuk menjamin kelancaran distribusi energi dari wilayah barat hingga timur Nusantara. Kehadiran armada tipe General Purpose 17.500 LTDW hasil produksi galangan PT PAL Indonesia ini menjadi bukti nyata kemampuan putra daerah dalam membangun infrastruktur logistik energi yang kompetitif.

"MT Pagerungan dan MT Pangkalan Brandan adalah representasi nyata karya anak bangsa yang tidak hanya memperkuat distribusi energi nasional, tetapi juga menunjukkan bahwa Indonesia mampu membangun armada tanker modern yang kompetitif untuk kebutuhan domestik maupun internasional," ujar Corporate Secretary Pertamina Patra Niaga, Roberth M.V. Dumatubun di Jakarta, Jumat (17/4/2026).

Baca Juga: Pertamina Patra Niaga Tegaskan Informasi Pendaftaran Pangkalan LPG Berbayar Hoaks

Sejak mulai beroperasi pada 2015, kedua sister ship ini telah menjadi tulang punggung dalam pengangkutan bahan bakar minyak (BBM). Dengan kapasitas angkut mencapai 25.528 kiloliter atau setara lebih dari 25 juta liter per sekali pelayaran, satu unit kapal ini mampu menggantikan peran ribuan mobil tangki darat, sehingga proses distribusi menjadi jauh lebih efisien di negara kepulauan.

Secara teknis, kapal dengan panjang 157,2 meter dan lebar 27,7 meter ini dirancang fleksibel untuk bersandar di berbagai pelabuhan domestik maupun menempuh jalur pelayaran internasional. Desain strategis tersebut memungkinkan Pertamina Patra Niaga menyesuaikan operasional kapal dengan karakteristik perairan Indonesia yang beragam serta kebutuhan pasar regional.

Dalam pembagian tugasnya, MT Pagerungan difokuskan untuk melayani rute domestik dari terminal utama seperti Balongan, Tuban, dan Tanjung Wangi menuju Kalimantan, Sulawesi, hingga Nusa Tenggara. Peran ini sangat vital untuk memastikan stok energi di kawasan timur Indonesia tetap stabil dan terjangkau bagi masyarakat di wilayah terpencil.

Sementara itu, MT Pangkalan Brandan mengemban misi sebagai kapal Product International Operation (PIO) yang melayani rute pengangkutan lintas negara, termasuk ke Singapura dan Malaysia. Pengoperasian di jalur internasional ini memperkuat konektivitas logistik energi regional sekaligus meningkatkan posisi tawar industri maritim Indonesia di kancah global.

Baca Juga: Jakarta Pertamina Enduro Tinggal Seujung Kuku Tembus Grand Final Proliga 2026

Sinergi antara sektor energi dan industri maritim ini diharapkan dapat terus memacu kemandirian nasional dalam pengadaan armada tanker. Dengan memprioritaskan kapal buatan dalam negeri, pemerintah tidak hanya mengamankan pasokan BBM, tetapi juga memberikan dampak ekonomi positif bagi industri perkapalan nasional melalui transfer teknologi dan penyerapan tenaga kerja.

Pertamina Patra Niaga menegaskan komitmennya untuk teerus menjaga keandalan distribusi energi secara berkelanjutan. Optimalisasi kapal tanker lokal menjadi strategi kunci dalam mewujudkan ketahanan energi nasional yang mandiri, tangguh, dan efisien di masa depan.
(nng)
Baca Berita
Dengarkan Selanjutnya :
Bangun SDM Unggul, Pertamina...
Bangun SDM Unggul, Pertamina Gandeng Kemnaker Perkuat Kompetensi dan Budaya K3
80 Juta Barel Minyak...
80 Juta Barel Minyak Siap Tumpah ke Pasar Dunia, 40 Kapal Tanker Antre Keluar dari Selat Hormuz
Pertamina Mandalika...
Pertamina Mandalika Racing Series Putaran 2, Asah Potensi Pembalap Muda Indonesia
Pertamina Masuk Fortune...
Pertamina Masuk Fortune Southeast Asia 500, Cermin Kekuatan Ekonomi Nasional di Mata Dunia
Bukan Rp16.250, Harga...
Bukan Rp16.250, Harga Asli Pertamax Seharusnya Rp20.200 per Liter